Rekomendasi

Gerak Cepat, Polisi Wonogiri Bubarkan Aksi Unjuk Rasa Tolak Habib Rizieq

Senin, 30 November 2020 : 19.38
Published by Hariankota


 WONOGIRI- Puluhan orang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Wonogiri Cinta Damai terpaksa harus membubarkan diri saat tengah berunjuk rasa menolak Habib Rizieq Shihab berkegiatan di Jawa Tengah, khususnya di Wonogiri.


Aparat keamanan dari Polres Wonogiri mengambil sikap tegas langsung membubarkan sesaat setelah massa mulai menyampaikan orasi aksi di seputaran Patung Soekarno di Jl Pemuda Wonogiri, Senin (30/11/2020).


“Menolak Habib Rizieq Shihab datang ke Wonogiri maupun ke Jawa Tengah, yang bisa mendatangkan kerumunan massa,” seru Koordinator aksi, Azam Nurkholis.


Pantauan hariankota.com, massa aksi juga menyerukan penolakan terhadap segala tindakan anarkisme, baik melalui media, ucapan, tindakan yang di mungkinkan diucapkan tokoh dari Wonogiri.


“Apabila warga Wonogiri terjadi perpecahan, kami siap menjadi garda terdepan, untuk mengantisipasi supaya hal itu tidak terjadi,” tuturnya.


Namun belum genap lima menit aksi berjalan, puluhan anggota Polres Wonogiri langsung mendatangi peserta aksi dan meminta segera membubarkan diri.


Mendengar permintaan aparat kepolisian tersebut, para peserta aksi tanpa perlawanan mengikuti arahan yang disampaikan, yakni menyudahi aksi yang baru berjalan sekira 5 menit.


“Kami menghimbau agar di masa pandemi ini tidak ada aksi kerumunan massa dalam bentuk apapun, dan kami imbau agar para pengunjuk rasa untuk membubarkan diri segera dan kembali ke rumah masing-masing,” kata Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Agus Pamungkas mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing.


Menurutnya, aksi unjuk rasa di tengah wabah Covid-19 saat ini jelas melanggar aturan. Sesuai maklumat Kapolri disebutkan adanya larangan menggelar unjuk rasa di masa pandemi.


“Sudah kami sampaikan ke aliansi (peserta unjuk rasa) untuk tidak melaksanakan unjuk rasa,” tegasnya.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :