Rekomendasi

Gubernur Bali Serahkan DIPA APBN dan TKDD Tahun Anggaran 2021

Kamis, 26 November 2020 : 23.10
Published by Hariankota

Foto Humas

DENPASAR
- Gubernur Bali Wayan Koster meminta penggunaan APBN 2021 harus didukung oleh kebijakan yang tepat dan betul-betul fokus, terukur, terarah dan kredibel dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.


Pasalnya di tahun 2020 Indonesia dan khususnya Provinsi Bali tidak luput dari guncangan perekonomian yang diakibatkan pandemi global Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), yang hingga saat ini masih terus diupayakan penanganan dan pemulihannya.


"Di tengah ketidakpastian ini, APBN hadir sebagai alat kebijakan kontra siklus (contracyclical) yang berperan untuk menjaga kestabilan ekonomi untuk mampu bertumbuh positif, kata Gubernur Bali Wayan Koster, Kamis (26/11).


Melalui dukungan dana APBN yang ditetapkan lebih awal ini sekaligus memperhatikan arahan Presiden Joko Widodo, Gubernur Bali menegaskan kepada para bupati/walikota dan pimpinan instansi vertikal untuk melakukan langkah-langkah. 


"Antara lain mengoptimalkan pemanfaatan anggaran TKDD untuk mendukung upaya penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi dan pengamanan sosial, serta pelaksanaan program prioritas nasional," lanjutnya. 


Juga memperbaiki perencanaan anggaran dan segera membelanjakan anggaran yang tersedia dengan perencanaan yang matang, sehingga realisasi anggaran tidak menumpuk di akhir tahun serta meningkatkan akuntabilitas, transparansi, pengawasan, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan APBN dan APBD di instansi masing-masing.


Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kakanwil DJPb) Provinsi Bali Tri Budhianto, menyerahkan langsung DIPA secara simbolis kepada 14 (empat belas) unsur perwakilan Forkopimda (KODAM IX/Udayana, Kepolisian Daerah Bali, Kejaksaan Tinggi Bali, Pengadilan Tinggi Denpasar), Satuan Kerja (Satker) dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) tertinggi, dan perwakilan Satker pendukung Program PEN (Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali, Universitas Udayana, TVRI Bali, Rumah Sakit Umum Sanglah, Balai Wilayah Sungai Bali Penida, BPK Perwakilan Provinsi Bali), dan Satker unsur Pemerintah Daerah/OPD dan Pelaksana Pilkada (Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali, KPU Provinsi Bali, Bawaslu Provinsi Bali).


Selain menyerahkan DIPA, Gubernur Wayan Koster juga menyerahkan Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa kepada 9 (sembilan) Bupati/Wali Kota.


Acara penyerahan DIPA di Provinsi Bali ini dilaksanakan secara hybrid (virtual dan secara langsung), mengikuti acara penyerahan DIPA yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo kepada seluruh menteri, pimpinan lembaga yang telah dilaksanakan di Istana Negara. 



Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :