Rekomendasi

Gubernur Koster Ajak Kadin Bangkitkan Kembali Perekonomian Bali

Sabtu, 21 November 2020 : 17.26
Published by Hariankota


DENPASAR
- Gubernur Koster mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bersinergi untuk membangkitkan kembali perekonomian Bali yang tengah terpuruk akibat pandemi. 


Sinergi semua pihak sangat diperlukan dalam mewujudkan Bali Bangkit. Dengan perkembangan kasus Covid-19 belakangan ini, sebenarnya Bali sudah siap untuk menerima kunjungan wisatawan mancanegara. Akan tetapi karena kebijakan (pemerintah, red) pusat yang belum mengizinkan, maka semua pihak harus bersabar.


"Saya sudah punya skema untuk Bali Bangkit, mendorong Indonesia Bangkit di mulai dari Bali," papar Gubernur Coster.  


Gubernur juga menyebut,  pihaknya sudah berkoordinasi untuk menyiapkan sistem dengan para pelaku usaha pariwisata di Bali agar betul-betul tertib di dalam menerapkan protokol kesehatan. 


Dalam hal tersebut, peran Kadin sangat diperlukan guna mendukung rencana dan skema Pemprov Bali dalam menyiapkan diri menyambut wisatawan mancanegara.


"Saya berharap agar pelaku ekonomi di Bali betul-betul bisa bersinergi, bekerja sama dengan baik, dengan Kadin maupun juga dengan Pemerintah Provinsi Bali," pintanya.


Kontribusi devisa pariwisata Bali terhadap nasional mencapai hampir 40 persen yang ditopang dari wisatawan mancanegara. Pada tahun 2019, mencapai 6,3 juta orang, sedangkan wisatawan domestik  10,5 juta orang.


"Ini menjadi fundamental perekonomian Bali. Sehingga sekarang ini, begitu pariwisata terganggu karena pandemi Covid-19, otomatis Bali menjadi paling terdampak," lanjut Gubernur Koster.


Sementata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan walaupun di tengah pandemi, sebagai pengusaha harus tetap bersemangat dan berusaha berbagai hal, beradaptasi dan berinovasi di tengah tantangan ekonomi yang melanda hampir seluruh dunia.


"Kita tahu Bali mengalami tekanan ekonomi paling besar ketimbang provinsi lainnya di Indonesia, karena Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata," imbuhnya.  


Kondisi ekonomi saat ini dalam keadaaan luar biasa. Proses berbisnis pun dijalankan tidak seperti biasa. Harus bekerja secara exstra ordinary out of the box dalam rangka bertahan, sambil menunggu proses vaksinasi berjalan tahun 2021," pungkasnya. 




Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :