Rekomendasi

Inovasi Pupuk Organik Cair di Produksi Petani Sumberarum

Kamis, 05 November 2020 : 00.20
Published by Hariankota


BOJONEGORO
- Petani muda asal Desa Sumberarum Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,  Muhammad Minan, menciptakan pupuk organik cair Mol-POC. Pupuk cair ini sudah sudah diuji di Dewan Riset Daerah (DRD) Bojonegoro.


Inovasi tersebut muncul karena banyak keluhan dari para petani terkait harga maupun stok pupuk menjelang musin tanam. Pemuda kelahiran 15 Oktober 1992 ini berinisiatif membuat pupuk sendiri dengan berbahan dasar urin kelinci.


Ia mulai membuat pupuk organik sudah satu tahun yang lalu. Bahan dasar yang digunakan adalah bahan-bahan di lingkungan sekitar, di antaranya urin kelinci, leri (air tajin), air kelapa, buah nanas yang sudah dihaluskan, tetes tebu dan Effective Microorganism 4 (EM4).


“Saya membuat pupuk organik sendiri sudah satu tahun yang lalu, dan untuk sementara ini saya gunakan sendiri," kata dia, seperti dikutip HarianKota. Com, Rabu (4/11/2020)


Namun tanggal 21 Oktober 2020 baru menyerahkan sampel pupuk organik cair ke dewan riset daerah (DRD) Bojonegoro, dan Alhamdulillah, hasilnya sudah keluar dan menunjukkan bahwa kandungan yang terdapat dalam pupuk organik cair tersebut dapat digunakan untuk tanaman. 


Bahan dan prosesnya pun terbilang mudah. Setelah bahan seperti urin kelinci, leri (air tajin), air kelapa, buah nanas yang sudah dihaluskan, tetes tebu dan Effective Microorganism 4 (EM4) dicampur dalam satu wadah kemudian difermentasikan selama 7-10 hari dan sudah siap untuk digunakan.


Selain itu, Minan juga menjelaskan bahwa, bahan-bahan organik yang digunakan sebagai bahan baku POC tidak hanya berfungsi untuk menghasilkan berbagai nutrisi bagi tanah dan tanaman, namun juga akan mempertahankan jumlah udara yang terkandung dalam tanah (aerasi).


 

"Tanah dengan bahan organik yang tinggi tidak akan mudah mengalami pemadatan atau pengerasan,” terang dia.


Hal ini menurut dia, tentu akan menguntungkan tanaman karena akan meningkatkan jumlah oksigen yang tersedia di dalam tanah. Unsur-unsur organik pada POC juga akan berperan penting dalam proses penyerapan air dan sinar matahari bagi tanah serta membuat tanah menjadi lebih subur.


Minan menjelaskan, petani perlu memikirkan tujuan jangka panjang. Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus akan membuat rusak struktur tanah. Oleh sebab itu penggunaan pupuk organik cair ini dapat meningkatkan unsur hara tanah dan dapat mengembalikan struktur tanah.


“Ke depannya semoga akan semakin banyak petani yang mulai menggunakan pupuk organik cair,” tutup dia.



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :