Rekomendasi

Jadi Kawasan Rawan Bencana, PMI Buleleng Berikan Pelatihan MTDB

Senin, 23 November 2020 : 20.07
Published by Hariankota

Foto Humas

BULELENG
-Oleh karena itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Buleleng menggelar pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) kepada pelaku Satuan Penanggulangan Bencana (Satgana) di Buleleng. 


Pelatihan dilakukan untuk memberikan pembekalan pada Satgana dj Kabupaten Buleleng, Bali dikenal sebagai daerah yang acap kali mengalami bencana alam.


Pelatihan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati yang juga Ketua PMI Buleleng I Nyoman Sutjidra di Aula STAHN Mpu Kuturan, Singaraja, Senin (23/11/2020).


Sutjidra menjelaskan pelatihan diberikan untuk meningkatkan profesionalisme pelaku Satgana di Kabupaten Buleleng. Ini diperlukan mengingat Buleleng sering kali menghadapi bencana alam. Terlebih lagi, saat ini juga menghadapi bencana non alam.


"Semuanya harus bersiap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi," paparnya, Senin (23/11/2020). 


Pelatihan yang diberikan seperti   Knowledge, Attitude, dan Practice (KAP). Knowledge berarti para peserta mendapatkan pengetahuan atau ilmu. Di samping mendapatkan ilmu, attitude atau tingkah laku peserta harus baik. 


"Harus tulus membantu dalam misi kemanusiaan. Selain itu, practice atau praktek di lapangan juga diberikan terkait manajemen penanggulangan bencana," lanjutnya. 


Sementara itu, Ketua Tim Pembina Pendidikan dan Latihan (TP2L) PMI Buleleng Made Mahendra Gautama menyebutkan bagaimana peserta melakukan tanggap darurat suatu bencana juga ditekankan dalam pelatihan kali ini.


Peserta melatih diri dengan spesialisasi masing-masing. Dalam satu tim, ada yang ahli dalam pertolongan pertama, logistik, dan juga manajemen pengungsian. 


“Begitu ada bencana, ada pengungsian, apa yang harus dipersiapkan. Standar minimum itu yang disiapkan. Bagaimana membuat roadmap pengungsian dan manajemen tanggap darurat lainnya," jelasnya.  


Pelatihan MTDB kepada Satgana ini akan berlangsung selama enam hari dari tanggal 23-28 November 2020. Diikuti oleh 23 orang peserta yang berasal dari Korps Suka Rela (KSR) PMI Unit Markas Kabupaten Buleleng dan empat unit KSR PMI Perguruan Tinggi di Buleleng. 




Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :