Rekomendasi

Kenalkan Tenun Ikat Khas Kediri, Agar Dikenal Dunia

Minggu, 22 November 2020 : 21.13
Published by Hariankota


SURABAYA
- Gubernur Khofifah saat hadiri Dhoho Street Fashion sebut provinsi Jawa Timur memiliki beragam kekayaan industri kreatif, seperti batik, yang ada di hampir seluruh Kabupaten Kota, serta memiliki ciri khas tersendiri.


Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, ada banyak yang terlibat untuk mewujudkan hasil karya Jatim bisa mendunia.

Salah satunya adalah Tenun Ikat Kediri, yang menjadi warisan budaya dan didorong untuk masuk industri fashion dunia.


Semua harus saling bersinergi.  Antara lain, adanya produsen atau pembuat tenun, kemudian ada desainer yang merancang kain tenun menjadi busana, serta even even skala nasional dan internasional.


"Ada produsen, itu penenun ikat di sini. Kalau mereka tidak sering ketemu buyer, kalau mereka tidak sering ketemu desainer, maka kemungkinan, desainnya, motif motifnya monoton," katanya, seusai mengikuti gelaran Dhoho Street Fashion, Minggu (22/11/2020).


Dengan bertemu dengan para desainer, Khofifah yakin jika para pengrajin atau penenun ini, akan mengetahui kebutuhan pasar, dan mengenali tren warna yang sedang digemari.


Dengan begitu, produktifitas para penenun ini, akan semakin banyak.


"Dan jejaringnya makin luas, dan itu artinya, bahwa pelestarian. Saya melihat ini adalah salah satu bentuk kearifan budaya, di Bandar Kidul, Kota Kediri, yang sekarang ini sudah ketemu format," tambahnya.


Melalui Dhoho Street Fashion ini, diharapkan menjadi upaya untuk meluaskan lagi pasarnya. Market yang luas, juga membutuhkan desain fashion yang terupdate.

Inovasi inovasi dan kreatifitas akan bisa terus terdorong.


"Karena ketemu desainer, karena ketemu buyer. Dan saya, sudah diajak oleh Pak Wali, lihat di mana proses penenun ini sekarang pengrajinnya sudah anak anak muda. Jadi saya yakin pelestarian Tenun Ikat di Kota Kediri ini sudah on the right track," pujinya.


Khofifah mengapresiasi langkah beberapa Kabupaten Kota yang menggelar berbagai event fashion dengan bahan kain asal daerah masing masing, dan menggandeng desainer kenamaan. Setelah Banyuwangi, kini giliran Kediri melalui Dhoho Street Fashion.


"Menurut saya, menjadi bagian penting yang harus terus ditumbuh kembangkan. Kalau kita bisa menyelenggarakan ini, nanti nyambung dengan Pemprov, kita bikin di Jakarta. Sehingga kita akan ketemu market dunia," harapnya.


Dengan event semacam ini, diharapkan juga, akan mampu membangkitkan kembali gairah perekonomian industri kreatif yang sempat terpuruk saat pandemi Covid-19. 



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :