Rekomendasi

Lalai Jaga Jarak, Petugas Lipat Surat Suara Pilkada Sukoharjo Kena Semprit Bawaslu

Rabu, 25 November 2020 : 15.56
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sukoharjo memantau pelaksanaan sortir dan pelipatan surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.


Pantauan di hari pertama dari rencana tiga hari pelipatan surat suara, dilaporkan sejumlah petugas sortir dan lipat belum sepenuhnya menjalankan protokol kesehatan tentang jaga jarak. Mereka bergerombol dalam kelompok- kelompok kecil.


"Sudah kami sampaikan untuk memperbaiki posisi duduk, dan KPU berjanji mengatur kembali jarak antar petugas lipat supaya tidak bergerombol. Selepas Dzuhur mulai diatur," kata Komisioner Bawaslu Sukoharjo Kordiv Hukum, Humas dan Data Informasi, Muladi disela pemantauan pelipatan, Rabu (25/11/2020).


Kepada hariankota.com ia mengatakan, selain temuan posisi duduk petugas lipat bekerja dengan bergerombol,saat sortir surat suara, juga ditemukan puluhan lembar surat suara rusak. Rinciannya disebutkan ada 6 jenis kerusakan.


"Ada yang sobek kecil, blok tinta warna biru, blok tinta warna jingga, noda tinta warna kuning, noda warna biru dengan berbagai variasi, dan ada juga potongan kertas tidak presisi," paparnya.


Jumlah kerusakan surat suara di hari pertama sortir dan pelipatan hampir 100 lembar, dimungkinkan masih akan bertambah mengingat belum seluruhnya box surat suara kiriman dari percetakan dibuka.


"Namun itu baru temuan sementara. Masih sangat dimungkinkan besuk akan bertambah jumlahnya," imbuhnya.


Ketua KPU Kabupaten Sukoharjo, Nuril Huda menyampaikan, proses sortir dan lipat dijadwalkan selesai, Jumat (27/11/2020) mendatang, atau tiga hari pelaksanaan. Pekerjaan ini dilakukan dengan mengerahkan 70 orang dengan honor sortir dan lipat tiap lembar surat suara Rp 75.


"Total surat suara sendiri sebanyak 679.863 lembar, terdiri 677.863 lembar ditambah 2.000 lembar cadangan atau untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU). Untuk kotak surat suara sudah selesai dirakit, jumlahnya sebanyak 1.830 unit," terangnya.


Seperti diketahui, dalam pemungutan suara nanti KPU Kabupaten Sukoharjo menetapkan dua pasang calon bupati dan wakil bupati peserta Pilkada Tahun 2020 yaitu, Etik Suryani -Agus Santosa (No.1), dan Joko Santosa - Wiwaha Aji Santosa (No.2).




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :