Rekomendasi

Mendikbud Apresiasi Pegiat Budaya, Tetap Berkarya di Tengah Pandemi Covid

Selasa, 10 November 2020 : 19.59
Published by Hariankota

Foto Istimewa

GIANYAR
- Dalam kunjungan kerja ke Bali, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim kagum dengan semangat para pegiat budaya masih melaksanakan aktivitas budayanya di tengah pandemi Covid-19. 


"Saya melihat dedikasi masyarakat untuk menjaga kelestarian ini, bagi saya sangat luar biasa. Mereka masih bisa melakukan berbagai macam acara virtual kebudayaan serta pengenalan budaya kepada anak-anak dan masyarakat," papar Nadiem saat kunjungi museum Arkeologi Gedong Arca, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Senin (9/11/2020) kemarin. 


Menurut Mendikbud, keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang mampu membangkitkan perekonomian pascapandemi melalui pariwisata. Mendatang, akan banyak wisatawan asing yang datang berkunjung karena ingin mengenal dan mendalami keunikan budaya Indonesia seperti yang ada di Bali.  


“Di masa depan, ada dua hal yang akan langka yaitu alam dan adat budaya. Dua hal ini yang akan tidak banyak di miliki negara lain di dunia dan Indonesia itu memiliki banyak sekali kekayaan budaya,” katanya. 


Namun, Mendikbud mengingatkan kembali pentingnya melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda untuk peduli dan turut melestarikan kekayaan budaya. Jika bangsa Indonesia tidak lagi mengetahui dan menghormati budayanya, baik itu cagar budaya ataupun karya-karya seni dan pengetahuan tradisional, maka bukan mustahil keragaman budaya ini akan hilang. 


Menurut Nadiem, budaya inilah yang menjadikan Indonesia unik di mata internasional dan membuat orang datang berkunjung. "Budaya ini merupakan salah satu potensi terbesar di Indonesia," tuturnya. 


Oleh karenanya, Mendikbud berharap, kegiatan kebudayaan harus terus dikembangkan meski di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, ia juga berkeinginan ada revitalisasi strategi kebudayaan agar berbagai cagar budaya adat dikenal masyarakat hingga ke mancanegara.

“Pada saat budaya dan adat kita mulai terkenal di internasional, anak-anak kita pun pasti akan mengikuti tren itu dan akan diapresiasi oleh orang di luar negeri. Ini akan menjadi suatu kebanggaan bagi generasi Indonesia berikutnya,” pungkasnya.  




Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :