Rekomendasi

Nyai Manis Sepuh, Kerbau Bule Koleksi Keraton Surakarta Mati Sakit Lambung

Rabu, 11 November 2020 : 17.38
Published by Hariankota

 

Foto Istimewa

SOLO - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali kehilangan salah satu kerbau bule peliharaannya. Kali ini hewan ternak yang diberi nama Nyai Manis Sepuh (35), mati di kandangnya di Sitingkil Kidul, kompleks Alun-Alun Kidul.


Informasi yang didapat hariankota.com, kerbau bule betina tersebut diketahui oleh pawang yang selalu merawatnya, telah mati pada Rabu (11/11/2020) sekira pukul 07.00 WIB.


"Pemakaman dilaksanakan sekira pukul 16.00 WIB. Nyai Manis Sepuh mati di kandang karena sakit," terang Hery Sulistyo yang merupakan pawang kerbau Keraton.


Menurutnya, Nyai Manis Sepuh adalah kerbau dengan usia paling tua diantara koleksi kerbau bule milik Keraton Surakarta yang diketahui sering ikut kirab pusaka tiap peringatan malam 1 Suro.


"Matinya karena sakit radang lambung. Kami sudah periksakan ke dokter hewan. Kalau makan selalu muntah hingga akhirnya mati pagi tadi,” ujarnya.


Dijelaskan, sebelum mati, Nyai Manis Sepuh diketahui telah sakit selama lima hari. Dengan matinya Nyai Manis Sepuh ini, sekarang kerbau bule milik keraton tersisa 21 ekor yang dirawat di tiga kandang kawasan Alun-Alun Kidul.


Seperti layaknya pemakaman manusia yang meninggal dunia, tata cara yang sama juga diberlakukan dalam pemakaman kerbau bule koleksi keraton ini. Sebelum dimakamkan, kerbau dimandikan, dikafani dan terakhir dido'akan.


“Prosesi penguburan kerbau bule ini dilakukan secara adat Keraton Solo. Pemakaman di sekitar kandang. Yang bertugas membacakan do'a ulama keraton” pungkasnya.




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :