Rekomendasi

PA 212 Jateng Sesalkan Penurunan Baliho dan Spanduk HRS di Jakarta

Sabtu, 21 November 2020 : 19.15
Published by Hariankota

 


SUKOHARJO - Persaudaraan Alumni 212 Jawa Tengah (Jateng) menyesalkan sikap Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang telah memerintahkan pencopotan baliho dan spanduk bergambar pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab di Jakarta beberapa hari lalu.


Melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Panglima TNI

Marsekal Hadi Tjahjanto, PA 212 Jateng menyampaikan dua poin pernyataan sikap, dan himbauan agar pucuk pimpinan Pangdam Jaya di ganti.


Ketua PA 212 Jateng, R Djayendra Dewa melalui Endro Sudarsono selaku humas menyatakan, penertiban baliho dan spanduk semestinya menjadi tugas dan kewenangan Satpol PP, bukan tugas TNI/Polri.


"TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan memiliki tugas sendiri yang harus diemban," kata Endro kepada hariankota.com, Sabtu (21/11/2020).


Sesuai dengan Undang-Undang Nomor. 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat (1), tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD '45 serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.


"Untuk itu kami dari PA 212 Jateng

memohon kepada Panglima TNI untuk bersama rakyat mempertahankan kedaulatan negara dari ancaman separatisme, terorisme serta komunisme di seluruh wilayah NKRI," sebutnya.


PA 212 Jateng meminta agar TNI tetap netral menjaga persatuan dan kesatuan serta tetap bekerja secara profesional, tetap berada pada tugas dan fungsi pokoknya tanpa

harus keluar dari kewenangannya.


"Kami meminta agar ada evaluasi dan mempertimbangkan pergantian Pangdam Jaya yang baru, yang lebih baik dengan menghindari polemik maupun hal lain yang kontroversial," ujarnya.


Mengingat saat ini dalam situasi darurat ancaman penularan virus corona, PA 212 Jateng juga mengajak kepada semua pihak untuk memprioritaskan penanganan pandemi dan resesi agar Indonesia bangkit dari multi krisis yang sedang melanda. 


Sementara, selepas pernyataan sikap tersebut, Kapolres Sukoharjo yang diwakili Kapolsek Baki, AKP  Riyadi yang datang ke lokasi acara PA 212 Jateng meminta agar kegiatan di masa pandemi tetap mematuhi protokol kesehatan.


"Kami menyampaikan kepada yang hadir untuk mematuhi protokol kesehatan, tidak berkerumun karena ini masih pandemi," pungkasnya.




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :