Rekomendasi

Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM Bantu UMKM Tetap Eksis Selama Pandemi

Minggu, 29 November 2020 : 00.16
Published by Hariankota


DENPASAR - Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui sejumlah lembaga perbankan. 



Saat menghadiri acara Sosialisasi Penyaluran KUR yang digelar Kementerian Koodinator Perekonomian RI, Sekda menyebut penyaluran KUR sangat membantu pelaku UMKM bisa tetap bertahan di tengah guncangan ekonomi akibat dampak Covid-19. 



"KUR ini sangat membantu pelaku UMKM bisa tetap bertahan di tengah guncangan ekonomi akibat dampak Covid-19," paparnya Sabtu (28/11/2020).



Lebih jauh Dewa Indra mengurai, UMKM adalah salah satu sektor yang mempunyai daya tahan dan terbukti mampu survive dalam situasi krisis. Hal tersebut, menurut Dewa Indra, terbukti dari beberapa gelombang krisis yang sempat dihadapi perekonomian Daerah Bali. 



“Sebelumnya kita telah melewati beberapa gelombang krisis, mulai dari dampak teror, bencana alam erupsi Gunung Agung. Sekarang yang paling dahsyat yaitu pandemi Covid-19,” urainya. 



Dari sekian banyak gelombang krisis yang telah terlewati, Sekda tgaskan UMKM membuktikan diri sebagai salah satu sektor yang paling mampu bertahan. 



“Ketika sektor lain kolaps, UMKM masih mampu survive, segmen usaha ini masih berdenyut,” imbuhnya.



Oleh sebab itu, ia menilai langkah pemerintah menyalurkan KUR bagi UMKM di tengah pandemi Covid-19 merupakan sebuah kebijakan yang sangat tepat. 



Ia menilai, kegiatan sosialisasi penyaluran KUR yang dilaksanakan Kemenko Perekonomian punya makna yang sangat penting karena bertujuan untuk menjamin optimalisasi penyerapan KUR. 



“Sosialisasi ini penting, khususnya bagi Pemerintah Kabupaten/Kota agar lebih memahami regulasi penyaluran KUR. Sehingga ketika ada UMKM yang mengalami kendala, bisa dibantu untuk difasilitasi,” ucapnya. 



Pada kesempatan itu, Dewa Indra berharap kepada lembaga perbankan yang ditugaskan untuk menyalurkan KUR agar memperluas penyaluran kredit ini, sehingga makin banyak UMKM yang tercover. 



"Diketahui bahwa penyaluran KUR telah mencapai 80 persen. Itu menandakan penyerapan dana ini cukup baik dan itu artinya sektor UMKM masih menggeliat di tengah pandemi,” tandasnya.  




Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir dalam arahannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyaluran KUR bagi UMKM khususnya di wilayah Provinsi Bali.



"UMKM sebagai sektor yang punya daya tahan paling kuat. Oleh sebab itu, ia sepakat kalau ke depannya pemerintah memberi perhatian leih serius terhadap sektor ini," tutupnya.


Reporter: Wayan Sujana
Penulis; Wayan Sujana
Editor: Rahayuwati


Share this Article :