Rekomendasi

Angka Kasus Covid-19 Sukoharjo Meninggi, Relawan EA Sumbang DKK 1.200 APD

Jumat, 04 Desember 2020 : 15.46
Published by Hariankota

 


SUKOHARJO - Tingginya angka kasus penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo memicu keprihatinan semua pihak. Berbagai upaya terus dilakukan untuk memberi pemahaman masyarakat tentang pentingnya menerapkan 3M (Memakai masker,  Mencuci tangan, dan Menjaga jarak dengan menjauhi kerumunan).


Temuan kasus Covid-19 tidak hanya pada masyarakat biasa, tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda depan penanganan dan pencegahan, memiliki resiko paling tinggi terpapar  virus yang hingga kini belum bisa dipastikan kapan akan mereda.


Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan, sejumlah orang yang tergabung dalam relawan EA menyerahkan sebanyak 1200 set Alat Pelindung Diri (APD) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo.


"Penyerahan APD ini dalam rangka kami turut serta peduli, terutama kepada tenaga medis agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait pencegahan wabah Covid-19," kata koordinator relawan EA, Slamet Riyadi kepada hariankota.com di kantor DKK Sukoharjo, Jum'at (4/12/2020).


Tiap - tiap APD disebutkan tidak hanya baju hazmat, namun juga ada sepatu, sarung tangan dan face shield. Nantinya dari 1200 set APD tersebut, rinciannya untuk DKK Sukoharjo 600 set APD, dan Puskesmas yang ada di 12 kecamatan masing - masing sebanyak 50 set APD.


"Dengan bantuan ini, kami berharap kepada tenaga medis yang melayani masyarakat tidak merasa khawatir. Kami mendoakan yang terbaik kepada selaruh masyarakat dan tenaga medis mudah- mudahan tidak ada yang terjangkit Covid-19," tegasnya.


Menyambut  pemberian bantuan, Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan yang dinilainya sebagai bentuk  kepedulian relawan EA dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Sukoharjo.


"Saat ini pandemi belum usai. Di Sukoharjo, kasus Covid-19 hampir mencapai 2.000 kasus tersebar di seluruh kecamatan. Kasus meninggal ada sekira 90 orang, atau sekira 5,2 %," papar Yunia yang juga selaku Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sukoharjo.


Diungkapkan, naiknya jumlah kasus Covid-19 mengakibatkan hampir seluruh rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo mengalami kekurangan ruang isolasi untuk merawat pasien terkonfirmasi positif. Semua ruang isolasi sudah penuh dan saat ini tengah diupayakan untuk ditambah.


"Dengan bantuan APD ini maka nanti bisa dimanfaatkan teman - teman nakes yang merawat pasien - pasien, terutama pasien kasus Covid-19. Insta allah bantuan ini menjadi salah satu motivasi nakes untuk memberikan pelayanan lebih baik lagi," pungkasnya. 



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :