Rekomendasi

Bertemu Dubes Korsel, Gubernur Bahas Pariwisata Hingga Kenalkan Arak Bali Sebagai Kearifan Lokal

Kamis, 10 Desember 2020 : 22.14
Published by Hariankota

Foto Istimewa 

DENPASAR
– Hadirk pembukaan Bali Democracy Forum (BDF), Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Park Tae Sung menyempatkan diri menyambangi kediaman Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar, Kamis (10/12).


Dalam lawatan tersebut kedua pihak membahas beberapa isu penting seputar hubungan Korea Selatan dengan Bali. Seperti pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata yang ramah lingkungan.


Kemudian peningkatan kunjungan wisatawan Korea Selatan pasca Covid-19 sampai rencana pertukaran pelajar untuk meningkatkan hubungan kultural antarbangsa.


"Bagi masyarakat Korea Selatan, Indonesia sangat identik dengan Bali,” paparnya.  


Hal itu terlihat  banyaknya kunjungan wisatawan Korea Selatan ke Bali. Tahun lalu, dari 380 ribu kunjungan warga Korsel ke Indonesia, 55 persen di antaranya atau 210 ribu pengunjung datang melalui Provinsi Bali. 


"Bali menjadi tujuan wisata khususnya bulan madu bagi warga Korsel, Bali juga pernah menjadi lokasi syuting drama Korea yang terkenal di Negeri Ginseng," imbuhnya.  


Itu sebabnya Dubes Park menyampaikan pada pertengahan tahun depan pihaknya akan meresmikan kantor Konsulat Korsel di Bali. Keberadaan Konsulat ini diharapkan dapat memberi perlindungan dan pengayoman terhadap warga Korsel yang ada di Bali.


“Rencananya gedung konsulat akan dibuka resmi pada bulan Mei tahun 2021,” kata Dubes Park.


Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik kedatangan Dubes Park di Bali. Ia mengatakan Provinsi Bali saat ini fokus melakukan pengembangan infrastruktur yang tidak saja ramah lingkungan namun juga akan memberikan pemerataan di seluruh wilayah Bali.


“Kami sedang membangun infrastruktur darat, laut dan udara untuk menghubungkan daerah daerah yang ada di Bali untuk menciptakan pemerataan,” ujarnya.


Gubernur Koster memperkenalkan arak Bali kepada Dubes Park sebagai minuman tradisional yang juga merupakan kearifan lokal Bali. Keduanya melakukan tos arak sebagai simbol persahabatan dan kerjasama.



Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :