Rekomendasi

Lolos PIMNAS Ke-33 Kemendikbud, Mahasiswa UVBN Diganjar Reward

Rabu, 16 Desember 2020 : 16.10
Published by Hariankota

 


SUKOHARJO- Sebuah prestasi nasional ditorehkan mahasiswa Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) Sukoharjo dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Kemendikbud ke-33.


Tiga tim program kreativitas mahasiswa (PKM) berhasil lolos seleksi setelah mengikuti persaingan ketat secara daring melalui aplikasi Zoom bersama peserta lain dari seluruh Perguruan Tinggi (PT) se-Indonesia.


Atas torehan prestasi itu, tiga tim program PKM tersebut mendapat apresiasi berupa penghargaan (reward) dari kampus yang diserahkan langsung oleh Rektor UVBN Sukoharjo, Ali Mursyid WM di gedung H kampus setempat, Rabu (16/12/2020).


"Kami cukup bangga, mahasiswa kami bisa meraih kesuksesan PKM masuk finalis PIMNAS. Dari 60 ribu proposal yang masuk dalam seleksi, sekira 600 masuk final. Dan tiga tim UVBN akhirnya berhasil lolos," kata Rektor kepada hariankota.com.


Tiga tim PKM yang lolos mendapat pendanaan Kemendikbud disebutkan Rektor, masing - masing mendapat penghargaan diantaranya berupa uang tunai Rp. 1,5 juta, serta sertifikat yang dapat digunakan sebagai surat keterangan pendamping ijazah.


"Sertifikat ini bisa bermanfaat ketika mahasiswa setelah lulus nanti mau mencari pekerjaan. Ini bagian dari prestasi mahasiswa yang lolos PKM pendanaan Kemendikbud," jelas Rektor.


Diungkapkan Rektor, keberhasilan tim PKM lolos seleksi PIMNAS tidak lepas dari campur tangan Satgas PIMNAS yang dibentuk UVBN untuk menjadi pendamping selama menyusun proposal PKM sebelum lolos seleksi.


"Satgas PIMNAS tiap tahun kami bentuk untuk membimbing mahasiswa menulis proposal dengan baik, kemudian melaksanakan kegiatan dengan baik, termasuk melakukan simulasi arena lombanya. Jadi tidak bisa hanya mengandalkan dosen pembimbing," ujarnya.


Dalam kesempatan ini, Ketua Satgas PIMNAS UVBN, Afriyanti menjelaskan Tim PKM UVBN yang lolos ke PIMNAS terdiri dari dua tim PKM-M (Pengabdian Masyarakat) dan 1 tim PKM-GT (Gagasan Tertulis).


"Seleksi PIMNAS ini diawali pengiriman proposal ke Dikti, kemudian kami lakukan sejumlah review. Dari ratusan proposal itu yang lolos dari pendanaan Dikti sebenarnya ada 8, namun kemudian akhirnya yang lolos sampai PIMNAS hanya tiga," paparnya.


Menurut Afri, saat mengikuti tahap seleksi secara daring, tim yang lolos seleksi sebenarnya sempat mengalami kendala teknis berupa gangguan sinyal dalam penggunaan aplikasi Zoom.


Seperti diketahui, PIMNAS merupakan ajang kegiatan puncak pertemuan nasional perwujudan kreativitas dan penalaran ilmiah mahasiswa yang terjadwal secara akademik oleh Perguruan Tinggi (PT).


Tujuannya untuk meningkatkan budaya kompetisi akademik dan unjuk prestasi di kalangan mahasiswa yang dilaksanakan oleh PT. Untuk tahun ini sebagai tuan rumah pelaksana adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :