Rekomendasi

Polres Sukoharjo Ungkap Pemicu Tiga Nyawa Melayang Dalam Kebakaran Rumah Kos

Sabtu, 26 Desember 2020 : 17.24
Published by Hariankota


 SUKOHARJO - Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengungkapkan pemicu kebakaran sebuah rumah kos berlantai dua di Dukuh /Desa Singopuran, Kartasura, Jum'at (25/12/2020) kemarin, berasal dari 'open flame' atau nyala api terbuka.


"Open flame itu, api yang menyala di ruang terbuka kemudian ada pemantiknya lalu dengan cepat menyebabkan kebakaran. Tapi penyebab open flame ini apa, belum diketahui. Masih didalami," kata Bambang saat ditemui hariankota.com, Sabtu (26/12/2020).


Jumlah korban kebakaran dipastikan ada tiga orang, terdiri dua perempuan dan satu laki - laki. Dua korban ditemukan di lantai bawah, dan satu korban lainnya ditemukan di lantai atas. Diduga mereka terjebak asap api.


"Hasil otopsi, mereka (tiga korban-Red) tidak ada bekas - bekas penganiayaan, maupun (bekas pukulan) benda tumpul. Penyebab kematian karena kehabisan oksigen, mati lemas," terang Kapolres.


Semula identitas korban laki - laki belum diketahui lantaran sesaat setelah kejadian jasad korban sulit dikenali. Kondisinya hangus tanpa ditemukan kartu tanda identitas apapun di Tempat Kejadian Perkara (TKP).


"Identitas korban laki - laki sudah diketahui bernama Eksa Pratama (21), seorang mahasiswa beralamat tinggal di Sawit, Boyolali," ungkap Kapolres.


Seluruh korban merupakan penghuni kamar di lantai atas yang khusus untuk kos-kosan dengan 10 kamar. Sedangkan pemilik rumah bernama Suwarji Teguh Santosa bersama empat anggota keluarganya menempati lantai bagian bawah.


"Sebelumnya identitas dua korban sudah diketahui, yakni dua perempuan bernama Yulia (20) warga Ngawi Jatim, dan Dewi Aisyiah (19) juga warga Ngawi, Jatim," sambungnya.


Menyinggung kerugian material, Kapolres menyebut berupa sepeda motor dengan jumlah enam unit, dan satu unit sepeda kayuh. Bahkan ada satu sepeda motor hanya menyisakan rangka, Taksiran nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah.


"Untuk hasil pengungkapan penyelidikan secara keseluruhan, nanti resminya menunggu (Labfor Polda Jateng) seminggu lagi," pungkas Kapolres.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :