Rekomendasi

Terlibat Pengamanan Pilkada Sukoharjo, 700 Polisi Jalani Rapid Test

Rabu, 02 Desember 2020 : 16.28
Published by Hariankota

 


SUKOHARJO- Langkah antisipasi dilakukan Polres Sukoharjo dengan melakukan Rapid Test terhadap 700 personil yang terlibat pengamanan pemungutan suara pilkada di tengah pandemi Covid-19.


Selama 4 hari berturut - turut, mereka bergiliran menjalani Rapid Test pengambilan sampel darah vena bekerja sama dengan Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) di Mapolres setempat.


"700 personil ini merupakan prioritas yang diturunkan dalam pengamanan pemungutan suara pilkada," kata Kabag Ops Polres Sukoharjo, Kompol Teguh Prasetyo mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Rabu (2/12/2020).


Kepada hariankota.com, ia menjelaskan, Rapid Test dilakukan mulai Selasa (1/12/2020) kemarin, hingga Jum'at (4/12/2020). Seluruh personil yang akan diturunkan diminta hadir di Mapolres dibagi menjadi 4 gelombang menghindari kerumunan.


"Kalau ada yang reaktif akan ditindaklanjuti dengan Swab Test. Jika Swab Test hasilnya positif Covid-19 maka langsung dilakukan pergantian personil," tegasnya.


Rapid Test sengaja dilakukan beberapa hari menjelang pemungutan suara dengan tujuan untuk mengetahui lebih awal jika ada yang reaktif agar bisa langsung dilakukan pergantian personil.


"Bagi personil yang reaktif akan diminta melakukan isolasi mandiri hingga hasil Swab Test menyatakan negatif Covid-19," imbuh Teguh.


Sesuai protap dari Kapolda Jateng, seluruh anggota Polri yang terlibat pengamanan pilkada wajib dilakukan Rapid Test dan Swab Test. Tujuannya untuk mengetahui kondisi kesehatannya sebelum pengamanan pada H-3 hingga hari H pemungutan suara.




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :