Rekomendasi

Tindak Tegas Pengganggu Keamanan Pilkada, Polisi Siagakan Tim Reaksi Cepat

Senin, 07 Desember 2020 : 16.48
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Persiapan pengamanan dilakukan jelang pelaksanaan pemungutan suara pemilihan bupati-wakil bupati Sukoharjo 2020. Polisi akan melakukan pola pengamanan merata di semua Tempat Pemungutan Suara (TPS).


Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengungkapkan sebanyak 1.030 personil keamanan gabungan Polri dan TNI dikerahkan dengan rincian, 830 personil dari Polres Sukoharjo dan 200 dari Kodim 0726/Sukoharjo.


Hal itu ia utarakan usai menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkada di Alun- Alun Satya Negara bersama Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, dan Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, Senin (7/12/2020).


Selain personil keamanan gabungan dari wilayah Sukoharjo, Polres Sukoharjo juga mendapatkan personil BKO dari Polda Jateng dan Brigade Mobil (Brimob) yang standby siap bergerak sewaktu-waktu dibutuhkan.


“Setelah kegiatan ini, personil mulai bergeser ke masing - masing TPS untuk melakukan pengamanan proses pemungutan suara 9 Desember nanti,” kata Kapolres kepada hariankota.com.


Dijelaskan, setiap dua personil Polri, bertugas melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap 7 hingga 10 TPS. Oleh karenanya, personil tersebut akan selalu bergerak di TPS-TPS yang menjadi tanggung jawabnya.


“Dalam pengamanan ini kami juga memperhatikan protokol kesehatan terkait corona karena saat ini kasus positif corona di Sukoharjo terus naik,” ujarnya.


Mengantisipasi potensi klaster baru penularan virus, Kapolres berharap masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), tak terkecuali kepada semua personil yang terlibat pengamanan.


"Semua petugas pengamanan sudah mengikuti rapid test dan saat menjalankan tugas juga dibekali dengan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, dan hand sanitizer," paparnya.


Sebagai bukti keseriusan dalam memberi jaminan keamanan, Polres Sukoharjo juga membentuk tim khusus, Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menindak segala bentuk gangguan yang mengancam kelancaran pelaksanaan pemungutan suara.


"Kalau ada yang mencoba-coba mengganggu, menghalangi pelaksanaan Pilkada khususnya pemungutan suara, Polri dan TNI akan bertindak tegas dan terukur,” tegasnya.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :