Rekomendasi

23 UMKM Unggulan Bali Siap Tampil Dalam Gernas BBI 2021

Jumat, 08 Januari 2021 : 22.28
Published by Hariankota


DENPASAR
- Provinsi Bali  siap menjadi tuan rumah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) 2021 yang berlangsung pada Senin (11/1) mendatang .


Gernas BBI 2021 yang mengambil tema Produk Artisan Indonesia dipusatkan di Bandara Internasional Ngurah Rai dan akan dihadiri langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi beserta beserta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bintang Puspayoga.


Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menegaskan Bali sangat siap menyambut Gernas BBI 2021 ini, lengkap dengan menghadirkan UMKM asli Bali yang telah didukung penuh oleh Bank Indonesia.


"Demi kelancaran acara ini, kami juga akan tetap menerapkan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 selama acara ini berlangsung," tegas Wagub Bali yang akrab dipanggil Cok Ace ini.


Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni Primanto Joewono menjelaskan dukungan BI pada launching program Gernas BBI 2021 di Pulau Bali ini akan menampilkan 23 UMKM Unggulan - Produk Artisan Indonesia, yang mana 23 UMKM ini berasal dari 13 UMKM Binaan Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, seperti 7 UMKM Kain/Fashion, 4 UMKM Kuliner, 2 UMKM Kerajinan. Kemudian ada 9 UMKM Binaan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng, Badung, dan Gianyar yang terdiri dari 3 UMKM Kain/Fashion, 5 UMKM Kuliner, dan 1 UMKM Kerajinan. 


"Terakhir ada 1 UMKM Debitur BCA yang akan menghadirkan 1 UMKM Herbal," jelas Doni Primanto Joewono. 


Dalam kesempatan tersebut BI juga memberikan dukungan dalam Showcase Produk UMKM Unggulan di Mall-Mall terkemuka di Jakarta dan di Bali, Bandara, dan Marketplace. Mengenai transaksi pembayaran yang akan dilakukan, kami dari BI sudah merancangnya yakni dengan melakukan pembayaran langsung kepada UMKM dengan menggunakan digital payment/non tunai termasuk QRIS.


Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan berpesanan agar Protokol Kesehatan di Pulau Bali, tidaak ada pelonggaran.  


"Sehingga laporan yang masuk ke saya, seperti bule-bule yang menetap di Bali harus didisiplinkan mereka. Kalau belanja, harus pakai masker, dan kalau sudah disiplin maka Bali akan kelihatan bersih di mata dunia," pungkasnya. 




Jurnalis : Made 
Editor : Mahardika

Share this Article :