Rekomendasi

Ajak Bule ke Bali Saat Pandemi Covid-19 Berujung Deportasi

Selasa, 19 Januari 2021 : 22.20
Published by Hariankota


DENPASAR
- Imbas cuitan Kristen Gray yang kontrversial dengan yang mengundang orang (WNA) datang ke Bali saat pandemi berujung tindakan deportasi. 


Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Jamaruly Manihuruk saat jumpa pers, sebut usai melakukan pemeriksan akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan deportasi pada  WNA tersebut.  

 

"Warga negara Amerika atas nama Kristen Antoinette Gray dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian (pengusiran) sebagaimana tersebut pada pasal 75 ayat 1 dan ayat 2 huruf F Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," ungkapnya, Selasa (19/1/2021).


Menurutnya cuitan akun twitter @kristentootie yang mengajak WNA untuk pindah ke Bali saat Pandemi COVID-19 bertentangan dengan Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Dalam Masa Pandemi COVID-19. 


Termasuk Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-0103.GR.01.01 Tahun 2021 Tentang Pembatasan Sementara Masuknya Orang Asing ke Wilayah Indonesia Dalam Masa Pandemi COVID-19.


Saat ini, pihak imigrasi menunggu penerbangan tujuan Amerika Serikat untuk memulangkan Kristen Gray dan teman wanitanya Sandra. Karena kondisi Covid-19 jadwal penerbangan belum tentu ada.  


"Sementara itu pendeportasian harus langsung ke negara asal tidak mampir-mampir," paparnya. 


Hasil dari pengecekan dokumen miliknya diketahui pemilik nama lengkap Kristen Antoinette Gray ini masuk ke Indonesia pada 21 Januari 2020. 


Kristen sendiri diketahui sempat 

melakukan perpanjangan izin tinggal pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar tanggal 22 Desember 2020 yang berlaku sampai 24 Januari 2021.


"Artinya visanya masih aktif.

Visanya adalah visa kunjungan b211, dengan sponsor perorangan untuk berlibur," imbuhnya. 


Usai di deportasi ke negara asalnya, selama jangka waktu enam bulan kedepan, Kristen tidak diijinkan masuk ke Indonesia. 



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :