Rekomendasi

BRPK MK Terbit, KPU Sukoharjo Tetapkan Etik -Agus Sebagai Bupati-Wakil Bupati Sukoharjo Terpilih

Kamis, 21 Januari 2021 : 19.50
Published by Hariankota


SUKOHARJO
-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo menggelar rapat pleno penetapan pasangan calon (paslon) terpilih hasil Pilkada 9 Desember 2020. Pleno digelar dengan peserta terbatas sesuai protokol kesehatan di pendopo KPU Sukoharjo, Kamis (21/1/2021) sore.


"Rapat pleno penetapan dilaksanakan setelah surat dari Panitera Mahkamah Konstitusi (MK) perihal Keterangan Perkara PHP-Gub/Kab/Kota Tahun 2021 yang diregistrasi di MK keluar dan diterima pada, Rabu, (20/1/2021) kemarin," kata Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda.


Kepada hariankota.com, ia menjelaskan, untuk Kabupaten Sukoharjo tidak ada permohonan perselisihan hasil Pilkada yang diajukan ke MK, maka pihaknya bisa melanjutkan ke tahapan selanjutnya, yakni pleno penetapan paslon bupati-wakil bupati terpilih.


"Penetapan paslon terpilih untuk daerah yang tidak ada permohonan perselisihan dilakukan paling lama lima hari setelah MK secara resmi memberitahukan pada KPU adanya permohonan perselisihan hasil Pilkada yang telah diregistrasi dalam e-BRPK MK," terangnya.


Namun, agar tahapan Pilkada segera selesai, KPU Sukoharjo sehari setelah menerima surat BRPK MK langsung menjadwalkan agenda penetapan dengan mengundang masing - masing paslon peserta Pilkada beserta perwakilan tim pemenangan.


“Karena e-BRPK sudah kami terima, agenda penetapan paslon terpilih kami laksanakan sesuai tahapan. Setelah penetapan paslon terpilih tinggal mengajukan berkas pelantikan ke Mendagri melalui DPRD,” imbuhnya.


Pantauan dilapangan, rapat pleno dengan undangan terbatas ini di hadiri masing - masing paslon, yakni paslon nomor urut 1, Etik Suryani- Agus Santosa (EA) beserta perwakilan tim pemenangan dari parpol pengusung.


Sedangkan paslon nomor urut 2 Joko Santosa - Wiwaha Aji Santosa (JosWi) hanya Wiwaha selaku calon wakil bupati yang hadir disertai perwakilan parpol pengusung. Joko selaku calon bupati sama sekali tidak terlihat hingga berakhirnya acara.


Seperti diketahui, paslon Etik -Agus keluar sebagai pemenang Pilkada Sukoharjo pada 9 Desember 2020 lalu. Dan dari hasil tersebut, pasangan Joko -Wiwaha selaku pihak yang kalah tidak melayangkan gugatan ke MK.


Dengan hasil itu, sesuai rapat pleno terbuka penetapan hasil Pilkada oleh KPU Sukoharjo, Etik -Agus sah meraih 266.500 suara (53,34%). Sedangkan paslon Joko-Wiwaha meraih 233.108 suara (46,66%).




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :