Rekomendasi

Masyarakat Mamuju Diharapkan Jangan Percaya Isu Hoaks Terkait Gempa Sulbar

Minggu, 17 Januari 2021 : 16.42
Published by Hariankota

Foto Istimewa 

JAKARTA
- Masyarakat di kawasan Mamuju diminta tidak mudah terpengaruh dengan kabar bohong atau informasi hoaks yang beredar dan meresahkan terkait peristiwa gempabumi di Sulawesi Barat (Sulbar) 6,2 magnitudo.


Hal itu disampaikan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo ketika melakukan peninjauan lokasi terdampak gempabumi Sulbar.


Doni mendampingi  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono dan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, di Mamuju, Sulbar, Minggu (17/1/2021).


“Jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” pesan Doni.


Sebelumnya beredar isu yang mengharuskan masyarakat untuk keluar dari Mamuju setelah sebelumnya didahului dengan adanya informasi hoaks gempa susulan yang lebih jauh besar dari peristiwa sebelumnya.


Kepala BMKG Dwikorita Karnawati juga menanggapi bahwa informasi mengenai himbauan pemerintah untuk mengosongkan wilayah Mamuju adalah tidak benar.


Pemerintah tidak pernah meminta masyarakat untuk keluar dari Mamuju. Informasi yang dikeluarkan BMKG adalah himbauan masyarakat untuk menjauhi bangunan yang sudah roboh, sehingga diharapkan informasi itu dapat disikapi dengan baik dan tetap tenang.


“Tidak pernah BMKG menyatakan hal seperti itu. Yang kami himbau adalah jauhilah bangunan-bangunan yang sudah runtuh,” jelas Dwikorita.


“Jauhilah lereng yang rawan longsor dan cukup jauh dari pantai,” pungkasnya.



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :