Rekomendasi

Menparekraf Ikut Donor Plasma Konvalesen untuk Pasien COVID-19

Rabu, 27 Januari 2021 : 18.49
Published by Hariankota

Foto Istimewa 

JAKARTA
  -  Banyak dibutuhkan untuk penyembuhan bagi pasien Covid-19, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan donor plasma konvalesen di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jakarta Pusat, Rabu (27/1/2021).


Plasma konvalesen disebut sebagai terapi pendamping pasien COVID-19 bermanfaat untuk menyembuhkan pasien COVID-19.


Pasalnya, plasma konvalesen berasal dari plasma sel darah penderita COVID-19 yang sudah sembuh (penyintas) dan akan membentuk antibodi di dalam tubuhnya. Antibodi tersebut yang berperan sebagai imunisasi pasif bagi pasien terinfeksi COVID-19.


Menparekraf Sandiaga Uno sendiri adalah seorang penyintas COVID-19. Oleh karenanya, ia menyempatkan diri untuk mendonorkan plasmanya yang diharapkan bisa membantu mempercepat pemulihan pasien positif COVID-19.


“Hari ini saya mendapat kesempatan untuk mendonorkan plasma konvalesen," papar Sandiaga,  Rabu (27/1/2021). 


Menurutnya proses yang dilakukan berbeda dengan donor darah biasa. Donor darah biasa memakan waktu yang lebih singkat, sedangkan donor plasma konvalesen memerlukan waktu lebih lama karena terdapat proses sentrifugasi. 


Dimana, pengambilan plasma dilakukan sebanyak tiga kali tiap 10 menit dan setiap 10 menit itu ada rasa sensasi dingin, karena darahnya dikembalikan lagi ke dalam tubuh. 


Untuk dapat menjadi pendonor, harus memenuhi kadar titer antibodi yang cukup tinggi berdasarkan hasil uji netralisasi. Selain itu pendonor juga harus memenuhi berbagai syarat lain seperti pernah terkonfirmasi positif COVID-19, mendapatkan surat keterangan sehat dari rumah sakit, bebas dari infeksi virus Corona atau telah sembuh sekurang-kurangnya 14 hari.


Menurut data dari PMI per-14 Januari 2021, dari 703.464 orang yang sudah sembuh dari COVID-19, baru satu persen yang menjadi pendonor plasma konvalesen. Padahal, dengan menjadi pendonor plasma konvalesen setidaknya akan membantu mempercepat penyembuhan pasien COVID-19.


Sandiaga berpesan bagi  penyintas COVID-19 yang memenuhi syarat tentunya, agar dapat menyumbangkan atau mendonorkan plasma konvalesen kepada pasien terkonfirmasi positif COVID-19. 


"Dan perjuangan kita untuk mengatasi pandemi ini dengan protokol 3M harus terus digalakkan,” pesan Menparekraf Sandiaga.



Jurnalis : Made
Editor : Mahardika

Share this Article :