Rekomendasi

Pemkab Buleleng Hibahkan Aset Untuk Kantor Sekber PCNU

Rabu, 06 Januari 2021 : 17.45
Published by Hariankota


BULELENG
- Toleransi antar umat beragama dibutuhkan sebagai tonggak persatuan dan kesatuan. Hal itu disampaikan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat menyerahkan aset milik Pemkab Buleleng berupa tanah dan bangunan seluas 360 meter persegi kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Buleleng di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Rabu (6/1/2021). 



Aset ini terletak di Jalan Anggrek, Singaraja. Nantinya akan digunakan sebagai Sekretariat Bersama PCNU Kabupaten Buleleng


"Penyerahan aset ini dilakukan sebagai rasa toleransi Pemkab Buleleng kepada umat beragama, "jelasnya seperti dikutip dari laman resmi Pemkab Buleleng.  


Menurutnya, semangat toleransi antar umat beragama harus tetap dijaga untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 


Hibah diberikan tentunya bertujuan untuk memberikan tempat untuk bisa berinteraksi dan berkomunikasi baik membahas tentang keagamaan maupun masalah sosial. 


“Sebagai Kepala Daerah tentu membina umat tidak melihat perbedaan karena semangat toleransi harus kita jaga terus,” jelasnya.


Tahun depan, bantuan dana akan diberikan untuk rehab bangunan yang akan digunakan Sekretariat PCNU yang baru. Hal ini dikarenakan bangunan yang ada sekarang merupakan bangunan lama yang sudah harus diperbaiki. “Tahun depan saya akan bantu dana untuk pembangunan gedung yang baru,” ucap Agus Suradnyana.


Agus Suradnyana pun mengatakan dengan diberikan tempat, seluruh umat beragama semakin terbuka. Sehingga tidak ada lagi diskriminasi antar umat beragama. Tidak ada pengkotakan maupun disinformasi di antara umat beragama. 


 “Harapannya makin terbuka semua. Karena kita sepakat semua menjaga NKRI dengan baik,” katanya.


Sementara itu, Ketua PCNU Buleleng H. Rahmat Al Bayhaqi sangat bersyukur telah diberikan tempat untuk Sekretariat PCNU Buleleng. Dirinya mengungkapkan ini merupakan tonggak sejarah bagi PCNU Buleleng karena sinergi antar Pemkab Buleleng dan PCNU Buleleng sangat baik.


Ia mengaku siap menjaga toleransi antar umat beragama di Buleleng, serta siap membantu Pemerintah membangun Buleleng.


“Dengan maraknya paham intoleransi ini merupakan tanggung jawab NU khususnya bagaimana merawat NKRI supaya aman. Tidak ada gangguan lain baik ke dalam maupun ke luar. Ini tanggung jawab NU untuk menjaga NKRI,” tegasnya.


Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :