Rekomendasi

Pemkab Lumajang Dirikan Pos Pantau di Curah Kobokan, Antisipasi Lahar Dingin

Senin, 18 Januari 2021 : 15.37
Published by Hariankota

Foto : Humas Pemkab Lumajang

LUMAJANG
  - Antisipasi adanya dampak dari lahar dingin Gunung Semeru yang tidak bisa diprediksi, pemerintah Kabupaten Lumajang akan mendirikan pos pantau di Curah Kobokan.


Menurut Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat memantau areal Curah Kobokan Desa Sumberwuluh Candipuro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (17/1/2021) kemarin sebut dengan terjadinya Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru sekitar satu bulan yang lalu ditambah yang terjadi pada Sabtu (16/1/2021) kemarin, pihaknya khawatir akan semakin menambah endapan material vulkanik.


"Jadi sewaktu-waktu terjadi lahar dingin di sini, akibatnya tidak hanya satu sisi di sini, tetapi juga di bawah banyak masyarakat yang bekerja dan beraktivitas di dekat aliran arus sungai Semeru. Agar apabila di sini terjadi lahar dingin segera disampaikan ke bawah agar segera ada langkah antisipasi," paparnya.  


Menurut Cak Thoriq panggilan akrab Bupati Lumajang, endapan di atas lebih banyak lagi, yang dikhawatirkan kalau hujan sewaktu-waktu terjadi lahar dingin yang tidak bisa diantisipasi lebih awal. 


Selain itu, dikatakan dia, bahwa curah hujan yang tidak merata juga menjadi salah satu penyebab lahar dingin tidak bisa diprediksi. Sehingga dengan adanya pos pantau di Curah Kobokan, antisipasi lahar dingin dapat dilakukan sejak dini.


"Curah hujan yang tidak merata, di lokasi ini (Curah Kobokan, red) tidak hujan tetapi di atas hujan tentu itu akan berpotensi terjadi lahar dingin, kemungkinan-kemungkinan itu yang hari ini harus kita antisipasi," pungkasnya. 



Jurnalis : Nur
Editor : Mahardika

Share this Article :