Rekomendasi

Perkuat Hilirisasi Peternakan, Mentan Minta Remajakan RPH

Sabtu, 09 Januari 2021 : 22.14
Published by Hariankota


GOWA
- Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung program super prioritas pertanian (SPP) subsektor peternakan untuk dikembangkan di kawasan rumah potong hewan (RPH) Tamarunang, Gowa.  


Kedepannya diharapkan, kawasan ini dapat dikembangkan dari hulu ke hilir sehingga dapat di aplikasikan di daerah lain.


Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa kunjungannya kali ini ke Kabupaten Gowa dalam rangka meninjau RPH yang ingin segera di modernisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa.


"Saya diundang oleh Bupati Gowa untuk melihat RPH sudah dalam proses modernisasi.Beliau ingin RPH ini dioptimalisasi dan disinergikan dengan konsep mendorong pemenuhan kebutuhan subsektor peternakan atau ternak yang ada di seluruh Indonesia,"kata Mentan Syahrul dalam rilis tertulis yang diterima HarianKot.com, Sabtu (9/1/2021).


Mentan Syahrul mengatakan akan mendukung kemajuan daerah di Indonesia seperti Kabupaten Gowa. Kata, Syahrul, nanti konsep dari modernisasi RPH dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Gowa sedangkan Kementan akan mendukung dalam merealisasikannya.


"Oleh karna itu, kita sepakat hari ini dengan Bupati Gowa untuk bisa mempersiapkan RPH ini lebih baik lagi. Tentu saja ini dimulai dari budidaya sapi yang makin kuat sebagai bagian hulu nya. Yang kedua, RPH ini harus memenuhi higienitas, sesuai standar kesehatan dari peternakannya, dagingnya sehingga produk peternakan Gowa ini nantinya dapat bersaing dengan produk impor,"ujar Syahrul.


Syahrul juga menambahkan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo, upaya pengembangan  sektor pertanian  dilakukan  dari hulu ke hilir, prosesnya tidak putus. Nantinya, pengembangan RPH Gowa tidak hanya sapi potong, sapi budidaya, tapi juga sapi susu. Menurut Mentan, Kabupaten Gowa sejak dulu memang penghasil  susu, sehingga ini perlu ditingkatkan lagi.


"Jadi  bukan hanya mengembangkan sapi, tapi kemudian setelah idul fitri semua sapi dipotong, tidak lagi berlanjut karna tidak ada industri nya, tidak ada hulu dan hilirisasinya yang jelas. Jadi mari kita coba,"ucap Syahrul.


Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Nasrullah mengatakan RPH Tamarunang terletak di Kabupataen Gowa yang dibangun pada tahun 2000 sebagai RPH termodern di Indonesia timur saat itu.


"Permintaan kebutuhan daging yang makin meningkat dan semakin berkualitas. Hampir seluruh peralatan pendukung yang modern yang pernah dimiliki kini perlu diremajakan," tegasnya. 


Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan kepercayaan dari Kementan merupakan sebuah sebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Gowa. 


"Kami yakin RPH yang akan segera dikembangkan di Kabupaten Gowa akan memberikan dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat Kabupaten Gowa," pungkasnya.



Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :