Rekomendasi

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kg Sabu Asal Malaysia

Rabu, 20 Januari 2021 : 15.35
Published by Hariankota


PEKANBARU
  -  Sebanyak 20 kilogram narkoba jenis sabu asal Malaysia berhasil digagalkan tim dari  Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Barang terlarang itu masuk ke Riau melalui perairan Dumai.


Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Victor Siagian, mengatakan, penangkapan dilakukan berawal dari informasi anggota TNI AL Lanal Dumai.


Penangkapan dipimpin oleh Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Riau AKBP Hardian. Petugas mendapat informasi, bahwa penyelundupan sabu ke wilayah Rupat dengan tujuan Dumai. 


"Tim Harimau Kampar Polda Riau langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan di wilayah Rupat," jelas kata Victor, Selasa (19/1) kemarin.  


Selanjutnya tim melakukan pengintaian di sekitar Pelabuhan-Roro Rupat, Dumai pada Senin (18/1) lalu.  Saat itu sekitar pukul 10.30 WIB, terlihat 1 unit mobil Avanza warna putih BM 1244 EN turun dari Kapal Roro Rupat hendak merapat ke Dumai.


"Petugas langsung bergerak dan memberhentikan mobil tersebut lalu memeriksa dan menggeledah. Ditemukan dua tas yang dibungkus dalam kardus yang berisikan 20 kg sabu," ucap Victor.


Pelaku Al dan barang bukti diamankan. Selanjutnya, tim melakukan kontrol pengiriman barang kepada tersangka lain di Dumai tapi tidak berhasil ditemukan.


Saat diinterogasi, Al mengaku diperintah oleh seorang pengedali. Ia dijanjikan upah sebesar Rp8 juta per kg sabu. Dan upah akan dibayarkan setelah barang sampai kepada penerima di Dumai.  


Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan kasus. Tersangka dan barang bukti diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Riau untuk proses lebih lanjut.


"Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun dan  paling lama 20 tahun," pungkasnya. (Rls)

Share this Article :