Rekomendasi

PT KAI KAI Tanam 18.000 di Temanggung

Kamis, 28 Januari 2021 : 20.02
Published by Hariankota


YOGYAKARTA
- Peduli kelestarian alam,  PT Kereta Api Indonesia (Persero) laksanakan penanaman 

18.000 bibit pohon di wilayah Temanggung. Sebagai bantuan Corporate Socal Responsibility (CSR) Program Bina Lingkungan KAI Peduli Pelestarian Alam.


Secara simbolis oleh Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta Asdo Artriviyanto menyarahkan kepada Bupati Temanggung HM. Al Khadziq bersama Kajari Temanggung Sunanto didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung Entargo Yutri Wardono selaku penanggung jawab penghijauan “Sabuk Gunung” Daerah Temanggung. 


"Bantuan Pelestarian Alam Penghijauan “Sabuk Gunung Temanggung” berupa 18.000 Bibit Pohon senilai Rp 200.000.000," papar Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta Asdo Artriviyanto. 


Bantuan yang diberikan diwujudkan untuk pengadaan bibit tanaman konservasi dengan rincian 8.000 bibit tanaman bambu, 5.000 bibit tanaman beringin, 5.000 bibit tanaman aren sebagai sarana rehabililitasi lingkungan dalam bentuk konservasi tanah dan air dengan lokasi penanaman adalah Lereng Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Lereng Gunung Prau yang meliputi 11 Kecematan di Kabupaten Temanggung.


Asdo Artriviyanto sampaikan PT. KAI (Persero) sebagai salah satu BUMN yang diberi amanah langsung oleh Presiden RI melalui Kementerian BUMN mempunyai tanggung jawab sosial kepada masyarakat, khususnya stakeholder. 


Tanggung jawab sosial yang diberikan KAI kali ini berkaitan dengan lingkungan, yaitu Pelestarian Alam. 


“Kami mendukung penghijauan, tidak hanya di Kabupaten Temanggung, tetapi seluruh Indonesia,” ujar Asdo. 


Selain itu, di Kabupaten Temanggung, PT KAI Daop 6 Yogyakarta juga diberi tanggung jawab oleh pemerintah untuk menjaga aset yang dikuasakan ke KAI, tutup Asdo. 


Diharapkan dengan adanya bantuan program rehabilitasi lingkungan ini dapat mengembalikan kualitas lingkungan kawasan lereng gunung agar lebih hijau, sehingga berdampak pada meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar Lereng Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Lereng Gunung Prau.


Disamping itu diharapkan juga dengan adanya penghijauan ini dapat mengurangi laju erosi tanah, mengurangi dampak global warming, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.




Jurnalis : Dan
Editor : Mahardika

Share this Article :