Rekomendasi

Sempat Melarang Berangkat Ke Pontianak, Air Mana Ernawati Terus Berderai Saat Nama Suaminya Masuk Manifes Sriwijaya Air

Minggu, 10 Januari 2021 : 21.36
Published by Hariankota


SRAGEN - Air mata Ernawati, Istri dari Riyanto salah satu penumpang Sriwijaya Air yang hilang kontak sejak Sabtu 9 Januari 2021 dalam perjalanannya ke Pontianak dari Jakarta terus berderai.


Ernawati, warga Dukuh Tengaran RT 17, Desa Katelan, Tangen, Sragen ini sebenarnya sempat melarang suaminya untuk berpergian.


"Pada tahun baru lalu dia sudah berniat pergi. Namun saya larang.Tapi suamiku tetap bersikukuh tetap mau pergi untuk menyelesaikan pemasangan Rolling Door sehari ke Pontianak."jelas Ernawati, Minggu (10/1/2021).


Akhirnya, Ernawati pun mengijinkan suaminnya pergi bersama kakaknya, Suyanto (40) warga Dukuh Gunung Banyak RT 18, Katelan, Tangen.


Keduanya yang telah berkeluarga ini pun akhirnya berangkat ke Pontianak. Hingga akhirnya keduanya termasuk didalam manifes penumpang maskapai naas tersebut.


Sekretaris Desa (Sekdes) Katelan, Tangen, Paidi mengatakan keduanya bekerja sebagai pemborong dan memang sebelumnya sudah lama merantau di Pontianak. 


"Mereka berangkat dari rumah sudah beberapa hari lalu, tanggal 30 Desember 2020. Di Jakarta istirahat dulu beberapa hari. Baru kemudian berangkat ke Pontianak kemarin siang naik Sriwijaya Air," paparnya pada, Minggu (10/1/2021) pagi. 



Keduanya merupakan anak dari pasangan Wagiyo-Wakiyem. Kabar masuknya Suyanto-Riyanto di daftar penumpang, diketahui oleh adiknya yang ada di rumah. 


Paidi menuturkan saat ada berita pesawat jatuh jurusan Pontianak, adiknya kebetulan langsung mengecek story di status WhatsApp (WA) kakaknya. 


Ternyata status WA kakaknya memasang foto tiket keberangkatan. Setelah dicek dan dipastikan, ternyata informasi itu benar dan kedua kakaknya memang ada di daftar penumpang pesawat yang jatuh itu. 


"Kebetulan story WA waktu kakaknya mau berangkat ke Pontianak itu yang dipasang adalah story' tiket pesawat. Begitu ada informasi di TV ada kecelakaan pesawat, lalu adiknya langsung mencocokkan ternyata antara tiket dan pesawat yang jatuh itu sesuai. Kemudian dicari di daftar nama-nama, nama Suyanto dan Riyanto memang ada dan sesuai dengan yang bersangkutan," tukasnya.


Paidi menyampaikan kebetulan rumah Riyanto bersebelahan dengan rumahnya.


Setelah memastikan bahwa kakak beradik itu masuk daftar penumpang, tadi malam pukul 22.00 WIB pihak keluarga yang diwakili bapak, ibu dan adiknya langsung berangkat ke Jakarta untuk memastikan perihal nasib kedua anak mereka. 


"Tadi malam jam 22.00 WIB, bapak dan ibunya sama adiknya langsung berangkat ke Jakarta untuk memastikan dan menunggu perkembangan lebih lanjut dari pencarian," tandasnya.


Pesawat milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air dilaporkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2021). Pesawat dengan rute penerbangan Jakarta- Pontianak tersebut diketahui membawa sebanyak 56 penumpang.


Kabar hilangnya pesawat Sriwijaya Air tersebut pertama kali beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Namun Kementerian Perhubungan telah mengonfirmasi informasi tersebut.


“Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irwati, Sabtu (9/1/2021).


Pesawat milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air dilaporkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2021). Pesawat dengan rute penerbangan Jakarta- Pontianak tersebut diketahui membawa sebanyak 56 penumpang.


Kabar hilangnya pesawat Sriwijaya Air tersebut pertama kali beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Namun Kementerian Perhubungan telah mengonfirmasi informasi tersebut.


“Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irwati, Sabtu (9/1/2021).


Pesawat tipe Boeing 737-500 tersebut membawa 46 penumpang dewasa, 7 anak-anak,3 bayi. Menurut informasi, maskapai yang dijadwalkan berangkat pukul 13.25 WIB itu sempat mengalami keterlambatan dan baru lepas landas pukul 14.14 WIB.


Reporter: Hanastri

Penulis: Hanastri

Editor: Gunadi

Share this Article :