Rekomendasi

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2, Pemkab Buleleng Akan Libatkan RS Swasta

Selasa, 12 Januari 2021 : 20.59
Published by Hariankota


BULELENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng berencana akan melibatkan sejumlah rumah sakit (RS) swasta yang ada di Kabupaten Buleleng menjadi titik-titik pelaksanaan vaksinasi.


Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng usai berkoordinasi dengan pihak RS Swasta dan Dinas Kesehatan pada rapat di ruang kerjanya pada Selasa (12/1/2021).


Keterlibatan RS Swasta tersebut rencananya akan dilakukan pada vaksinasi tahap kedua bulan Februari. Sedangkan vaksin tahap pertama akan dilangsungkan serentak di Bali pada Kamis (14/1) mendatang khusus untuk tenaga kesehatan.


Terkait itu, Suyasa menyebutkan pihaknya awalnya berencana melaksanakan vaksinasi di 24 titik dengan jumlah petugas minimal 14 orang per titik vaksinasi.


Dengan sasaran para pegawai di kantor pelayanan publik. Namun, dengan keterlibatan RS swasta maka jumlah titik vaksinasi pun nanti dapat ditambah lebih banyak lagi.


Hal itu sejalan dengan kebutuhan yang meningkat karena penambahan sasaran yang divaksin.


"Karena jumlahnya lebih besar, berarti kan membutuhkan titik (vaksinasi) lebih banyak," imbuhnya.


Atas kesediaannya pihak RS Swasta untuk terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi, Suyasa memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya. Sebab dengan turut andilnya sejumlah RS Swasta tentu akan membantu Pemkab Buleleng karena bertambahnya jumlah titik vaksinasi.


Namun, sebelum menunjuk secara resmi rumah sakit swasta yang akan jadi titik vaksinasi, pihaknya akan mengecek kesiapan rumah sakit swasta dalam dalam memenuhi sejumlah kriteria terlebih dahulu.


"Seperti sarana dan prasarana serta SDM harus dipenuhi" ucap Suyasa.


Suyasa menegaskan meski pelaksanaan vaksinasi ada yang di rumah sakit swasta, namun tetap tidak dipungut biaya sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Jadi masyarakat tidak usah cemas akan biaya yang harus dikeluarkan. 


Ditambahkan Suyasa jatah vaksin yang diperoleh Buleleng sebanyak 3.676 vial dari sebelumnya 3.590 vial. Mulai vaksinasi pada bulan Februari.



Reporter: Kadek Ramdani
Penulis: Kadek Ramdani
Editor: Jumali


Share this Article :