Rekomendasi

Vaksinasi Nakes Termin Pertama Belum Capai Target, Ini Penyebabnya

Minggu, 31 Januari 2021 : 19.19
Published by Hariankota


SUKOHARJO
– Pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 dengan prioritas tenaga kesehatan (nakes) yang sudah berjalan di berbagai daerah di Jawa Tengah belum selesai seluruhnya.


Di Kabupaten Sukoharjo, pada termin pertama pemberian vaksin saat ini baru 99,5% atau 6.311 orang dari jumlah nakes yang menjadi target sasaran sebanyak 6.896 orang.


“Nakes yang terdata sudah 99,5% yang mendapatkan vaksin Sinovac. Kami tengah mendata nakes yang yang bekerja di lingkungan pendidikan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (31/1/2021).


Menurutnya tidak semua nakes yang telah didata, lolos tahap screening untuk mendapat suntikan vaksin. Beberapa ada yang mengalami penundaan karena belum memenuhi persyaratan.


"Untuk 6.311 nakes yang telah mendapatkan vaksin sebelumnya sudah dilakukan “screening” terkait persyaratan kesehatannya," paparnya saat dikonfirmasi hariankota.com


Untuk nakes yang tertunda, disebutkan akan dilakukan penjadwalan ulang hingga 14 hari ke depan karena kuota vaksin masih tersedia, atau akan dilakukan berbarengan pada termin kedua penyuntikan vaksin.


"Penundaan vaksinasi untuk beberapa nakes antara lain karena ada yang tengah mengalami hipertensi, dan alasan kesehatan  lainnya," ungkapnya.


Mengantisipasi adanya keluhan pasca penyuntikan vaksin, Yunia memastikan, selama program vaksinasi berjalan, pihaknya membuka posko aduan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) di fasilitas kesehatan yang melayani vaksinasi.


Diketahui, pasca penyuntikan vaksin termin pertama yang ditarget selesai empat hari, dari Senin - Kamis (25-28/1/2021) lalu, selain ada kasus satu nakes yang positif Covid-19 setelah disuntik vaksin, juga ada aduan dari nakes yang mengalami gejala lainnya.


"Umumnya, gejala yang dilaporkan antara lain demam, gatal-gatal, nyeri dibekas suntikan, mengantuk, mual hingga muntah-muntah. Lainnya juga muncul gejala ringan dan setelah mendapat observasi, gejala tersebut sudah membaik," ujarnya.


Program vaksinasi, nantinya juga akan menyasar kepada warga Kabupaten Sukoharjo yang terdata, yakni sebanyak 579.681 orang. Mereka terdiri, nakes 6.896 orang, pelayanan publik 224.489 orang, masyarakat umum dan pelaku ekonomi 196.910 orang, serta lansia 112.935 orang.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :