Rekomendasi

Bengawan Solo Meluap, Puluhan Rumah Warga Sukoharjo Tergenang

Kamis, 04 Februari 2021 : 11.47
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Hujan intensitas sedang hingga tinggi sepanjang sore hingga malam mengakibatkan Bengawan Solo meluap di sebagian wilayah Kabupaten Sukoharjo dan wilayah sekitarnya sejak tadi malam. Imbasnya puluhan rumah warga tergenang air, Kamis (4/2/2021) pagi.


Luapan akibat hujan pada, Rabu (3/2/2021) kemarin ini, melanda di sebagian wilayah Kecamatan Grogol dan sebagian wilayah Kecamatan Mojolaban. Lokasi terdampak luapan rata - rata berdekatan dengan bantaran sungai yang seharusnya steril.


Pantauan dilapangan dari pagi hingga menjelang siang di Jembatan Bacem, Telukan, Grogol, tinggi muka air Bengawan Solo terlihat sudah mulai menurun namun tidak signifikan.


Camat Grogol Bagas Windaryatno saat dikonfirmasi mengatakan, luapan air sungai terpantau terjadi di tiga titik, yakni di Dukuh Nusupan Desa Kadokan, Dukuh Nampan Desa Madegondo, dan Dukuh Tengklik Desa Telukan.


"Saat ini ketinggian air sudah mulai surut, rata - rata 35 centimeter hingga 70 centimeter di jalan - jalan pemukiman warga," ungkapnya.


Untuk Dukuh Nusupan, Bagas menyebut genangan air masuk ke pemukiman rumah warga, yakni di RT 04, sehingga untuk sementara penghuni rumah di ungsikan ke tempat yang lebih aman tak jauh dari lokasi.


"Beberapa KK (Kepala Keluarga) dari RT 04 Dukuh Nusupan telah kami ungsikan di tempat yang sudah disiapkan, sambil kami terus mewaspadai kemungkinan masih adanya potensi turunnya hujan," ujarnya.


Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo Sri Maryanto kepada hariankota.com menyampaikan, untuk genangan luapan Bengawan Solo di wilayah Kecamatan Mojolaban terjadi di dua desa, yakni Desa Laban dan Desa Tegalmade.


"Di Desa Laban luapan sungai menggenangi pemukiman warga di dua dukuh yakni Jatiteken dan Krajan, sedangkan di Desa Tegalmade menggenangi pemukiman warga di Dukuh Kesongo," paparnya.


Akibat genangan air tersebut, sebanyak 52 KK dari Desa Laban terpaksa mengungsi yakni, 20 KK dari Dukuh Jatiteken dan 32 KK dari Dukuh Krajan, mengungsi diatas tanggul Bengawan Solo. Sedangkan  94 KK dari Dukuh Kesongo Desa Tegalmade mengungsi di rumah- rumah tetangga.


"Jadi berdasarkan data yang masuk, total untuk KK yang terdampak luapan Bengawan Solo dari dua kecamatan, yakni Grogol dan Mojolaban jumlahnya ada 188 KK," pungkas Sri.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :