Rekomendasi

Dampak Bengawan Solo Meluap, Polisi dan TNI Turun Tangan Kirim Bantuan

Kamis, 04 Februari 2021 : 18.26
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Ratusan jiwa dari 188 Kepala Keluarga (KK) dari dua kecamatan, Grogol dan Mojolaban di Kabupaten Sukoharjo terpaksa diungsikan ke tempat aman lantaran rumah mereka tergenang akibat meluapnya Bengawan Solo setelah diguyur hujan seharian sejak Rabu (3/2/2021) kemarin.


Atas kondisi itu, Polsek Mojolaban Polres Sukoharjo yang paling terdampak wilayahnya langsung turun tangan bersama Koramil Mojolaban, Kodim 0726/Sukoharjo dan BPBD Sukoharjo membantu proses evakuasi serta membersihkan sejumlah rumah warga dan  tempat ibadah setelah ketinggian air mulai sedikit surut.


Sebagai bentuk kepedulian, Kapolsek Mojolaban AKP Mulyanta bersama Danramil Mojolaban Kapten Inf Mustamim juga menyerahkan bantuan logistik permakanan berupa mie instan dan air mineral untuk warga yang rumahnya terdampak luapan Bengawan Solo dimana saat ini masih ada yang tinggal di tempat pengungsian.


"Di Mojolaban ada tiga desa yang terdampak, yakni Gadingan, Laban dan Tegalmade. Ada beberapa dukuh yang tergenang diantaranya Jatiteken, Krajan, Mojo, Gadingan dan Kesongo," kata Mulyanta kepada hariankota.com usai menyerahkan bantuan di Balai Desa Laban, Kamis (4/2/2021).


Menurutnya, meskipun ketinggian air sudah mulai surut, namun beberapa rumah warga masih ada yang tergenang. Para penghuni rumah yang masih tergenang tersebut, untuk sementara masih berada di tempat pengungsian diatas tanggul sungai Samin anak Bengawan Solo.


"Bantuan kami berikan langsung ke dapur umum di masing - masing desa untuk selanjutnya dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Ini untuk mencukupi persediaan logistik yang sudah ada sebagai persiapan keperluan makan dan minum warga yang masih mengungsi di sepanjang tanggul," jelasnya.


Mengingat cuaca masih belum bisa dipastikan kapan akan membaik, maka sebagai langkah antisipasi, jajaran Polsek Mojolaban dan Koramil Mojolaban siaga 24 jam. Jika curah hujan masih tinggi, Mulyanta menyatakan siap bergerak. Bahkan juga telah disiapkan perahu karet untuk keperluan evakuasi.


"Sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian harta benda. Hanya kerusakan- kerusakan kecil sejumlah perabotan rumah akibat terendam luapan Bengawan Solo," imbuh Mulyanta.


Sementara Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto yang juga ikut meninjau di lapangan menyampaikan, selain di wilayah Kecamatan Mojolaban, genangan juga melanda sebagian wilayah Kecamatan Grogol, yakni di Dukuh Nusupan RT 04/RW 05 Desa Kadokan.


"Dari hasil koordinasi, untuk di Dukuh Nusupan, Kadokan, Grogol ada 42 KK yang diungsikan. Untuk tempat - tempat pengungsian langsung kami drop bantuan logistik permakanan dibantu relawan tanggap bencana," pungkasnya



Jurnalis : Sapto

Editor : Mahardika

Share this Article :