Rekomendasi

Enam Pura di Tabanan Kini Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Rabu, 10 Februari 2021 : 22.45
Published by Hariankota


TABANAN
- Ada enam pura di kawasan Kabupaten Tabanan, Bali yang merupakan kawasan Catur Angga Warisan Budaya Dunia,  Cagar Budaya Peringkat Kabupaten oleh Dinas kebudayaan Kabupaten Tabanan bersama BPCB Provinsi Bali.


Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti sebut cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.


"Cagar Budaya merupakan kekayaan budaya bangsa sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ungkap kata Bupati Tabanan, Rabu (10/2/2021).


Keenam pura yang ditetapkan menjadi Cagar Budaya Tabanan adalah Pura Luhur Batukau, Pura Luhur Tamba Waras, Pura Luhur Muncak Sari, Pura Luhur Besi Kalung, Pura Luhur Petali dan Pura Luhur Sekartaji.


Ditambahkan IGN. Supanji penetapan cagar budaya itu penting untuk pelestarian dengan pengelolaan yang tepat melalui upaya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan dalam rangka memajukan kebudayaan nasional. 


Pemkab Tabanan sangat mendukung adanya program pelestarian cagar budaya, karena cagar budaya adalah warisan yang bersifat kebendaan berupa benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya, situs cagar budaya, dan kawasan cagar budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan pengetahuan, pendidikan, agama dan atau kebudayaan melalui proses penetapan.


Saat ini tim ahli cagar budaya saat ini telah mendata cagar budaya di 10 kecamatan dan setidaknya saat ini telah meregistrasi sebanyak 365 yang diduga cagar budaya.


"Yang sudah diverifikasi sebanyak 115 sesuai data sinkronisasi antara Pemkab, Provinsi dan Pusat, " imbuhnya. 


Sementara itu, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Tabanan IGN. Tara Wiguna, mengatakan pihaknya menetapkan situs-situs atau benda-benda menjadi cagar budaya memiliki kriteria tertentu dari segi kepurbakalaannya dan kronologinya memang tua.


"Disamping itu masih berfungsi, nilai-nilai religiusnya juga masih diikuti sampai sekarang, sehingga apa yang diciptakan leluhur itu menjadi suatu tradisi yang luhur," pungkasnya. 



Jurnalis : San 
Editor : Mahardika

Share this Article :