Rekomendasi

Inilah Program Infrastruktur Prioritas Bali 2022

Sabtu, 27 Februari 2021 : 17.45
Published by Hariankota


DENPASAR
- Program infrastruktur prioritas Bali 2022 diharapkan bisa memperoleh dukungan pendanaan dari pusat. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) memaparkan program infrastruktur prioritas tahun 2022 pada Rakor Menteri PPN/Kepala Bappenas dengan para Gubernur se-Indonesia (Rakorgub) yang berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.  

Mengawali paparannya, Wagub yang didampingi Kepala Beppeda Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra memberi gambaran indikator makro perekonomian Bali tahun 2020. 

Cok Ace menyampaikan, pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Bali terkontrasi hingga minus 9,31 persen karena terdampak pandemi Covid-19. 

Hal tersebut disebabkan menurunnya kunjungan wisatawan, dari 6.275.210 orang di tahun 2019 menjadi 1.041.420 orang atau turun sebesar 83,40 persen. 

Kendati pihaknya tetap optimis kalau sektor pariwisata akan segera bangkit sejalan dengan teratasinya pandemi Covid-19. 

"Karenanya Bali tetap fokus pada pengembangan 11 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Pulau Dewata," imbuhnya.  

Bali memprioritaskan sejumlah program infrastruktur pendukung pengembangan KSPN. 

Program infrastruktur itu antara lain pembangunan kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) dan infrastruktur pendukungnya. 

PKB yang akan dibangun di kawasan eks galian C telah dimulai dengan pembebasan lahan pada tahun 2020 dan dilanjutkan tahun 2021. Selanjutnya pada tahun 2022, Pemprov Bali akan melanjutkan pembangunan pengendali banjir dan penataan Tukad Unda, study pembangunan waduk muara Tukad Unda dan study pembangunan pelabuhan marina. 

Total perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan pusat kebudayaan yang dapat nenampung 20 ribu orang ini mencapai Rp. 6 triliun. 

Bila berhasil terwujud, PKB akan menjadi salah satu dentinasi wisata baru yang diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan.

Proyek infrastruktur yang diusulkan berikutnya adalah pembangunan ruas jalan baru Kusamba-Padangbai-Amlapura yang merupakan kelanjutan pembangunan Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, lanjutan pembangunan shortcut ruas jalan Mengwitani-Singaraja serta pembangunan pelabuhan Gunaksa, Sangsit dan Amed. 

Menanggapi paparan dari Bali dan sejumlah provinsi di Pulau Jawa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mencari titik temu antara program nasional yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Khusus mengenai usulan Bali, ia menyebut beberapa program infratruktur telah terakomodir dalam rancangan APBN 2022.


Reporter: Made Suganda
Penulis: Made Suganda
Editor: Gunadi


Share this Article :