Rekomendasi

Lindungi Pekerja Sektor UMKM dan Koperasi, Disdagkop UKM Sukoharjo Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 18 Februari 2021 : 14.01
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Minimnya partisipasi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan koperasi jadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek mendorong Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Sukoharjo gencar melakukan sosialisasi.


Ditengah kondisi usaha kecil menengah dan koperasi berjuang bertahan dari gempuran wabah Covid-19, sosialisasi perlindungan jaminan sosial bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dinilai penting dilakukan meskipun dengan cara bertahap dengan peserta terbatas sesuai protokol kesehatan.


Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Sukoharjo Sutarmo menyampaikan, mendaftar jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sangat penting dilakukan oleh pekerja sektor UMKM dan koperasi agar mendapat kepastian perlindungan jaminan sosial, salah satunya ketika mengalami kecelakaan kerja.


"Untuk UMKM di Sukoharjo sudah jalan, dan sudah ada yang jadi peserta. Bahkan juga sudah ada yang mendapat pembayaran klaim sebesar Rp 107 juta karena mengalami musibah. Padahal yang bersangkutan baru ikut jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan lima bulan," terang Sutarmo, Kamis (18/2/2021).  


Dengan adanya kepastian perlindungan jaminan sosial tersebut, menurutnya telah mendorong pelaku - pelaku UMKM lain mulai tertarik ikut jadi peserta dengan dikoordinir Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) pendamping UMKM di Sukoharjo.


"Saat ini melalui PLUT sudah berjalan, dan terus kami dorong dengan sosialisasi. Nah, untuk yang sekarang kegiatan sosialisasi mulai menyasar koperasi dimana sudah sampai pada angkatan ke empat dengan menghadirkan masing - masing perwakilan," paparnya kepada hariankota.com.


Apresiasi disampaikan Sutarmo kepada BPJS Ketenagakerjaan atas peran aktifnya dalam melakukan perlindungan kepada para pekerja khususnya pelaku UMKM dan koperasi. Diharapkan dari gencarnya sosialisasi seluruh pekerja dapat terlindungi.

 

Sementara, Kepala BPJamsostek Cabang Sukoharjo Dicky Hardiyanto menyampaikan, kegiatan sosialisasi merupakan tindak lanjut terhadap Nota Kesepahaman antara BPJS Ketenagakerjaan Nomor MOU/8/112020 dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.


"Kami menghimbau kepada para pelaku UMKM yang belum mendaftarkan diri beserta pekerjanya, untuk segera memberikan hak para pekerja dengan mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

 

Dicky menegaskan, pentingnya menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan para pemberi kerja, khususnya sektor UMKM dan koperasi terhadap ketentuan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Republik Indonesia.


"Selasa (16/2/2021) kemarin, kami memberikan sosialisasi kepada 30 perwakilan koperasi dan pelaku UMKM di Sukoharjo. Harapannya dalam waktu dekat bisa dilakukan sosialisasi serupa kepada pelaku UMKM yang lain," pungkasnya.




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :