Rekomendasi

Pandemi Belum Usai, Gladi Tegak XIV UVBN Sukoharjo Digelar Virtual

Sabtu, 27 Februari 2021 : 13.09
Published by Hariankota


SUKOHARJO
  - Racana Ki dan Nyi Hajar Dewantara Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) Sukoharjo menggelar lomba Gladi Tegak XIV 2021 bertajuk Dewantara Scout Competition diikuti Pramuka SMA sederajat se-Jawa Tengah.


Tidak seperti pada tahun sebelumnya, kegiatan yang digelar di tengah pandemi kali ini berlangsung secara virtual selama dua hari, Sabtu - Minggu (27-28/2/2021), berpusat di kampus setempat dengan tema " Pramuka Milenial yang Kreatif, Produktif, dan Adaptif menuju Era New Normal.


Pembina Racana Putra (Ki Hajar Dewantara) UVBN, Tri Sutrisno kepada hariankota.com menjelaskan, pada penyelenggaraan tahun ini ada beberapa materi kegiatan lomba  terpaksa harus disesuaikan.


"Pada tahun sebelumnya kami mampu menyerap banyak peserta, namun mengingat kondisi saat ini dibutuhkan pengelolaan ekstra maka untuk peserta kami batasi sebanyak 26 kontingen putra - putri dengan 80 tim," terangnya saat pembukaan kegiatan, Sabtu (27/2/2021).


Jika sebelumnya ada lima kategori wajib dengan penjurian langsung tatap muka, maka untuk tahun ini berbeda. Penjurian dilakukan secara virtual berdasarkan rekaman video peserta saat mereka melakukan kegiatan sesuai kategori lomba.


"Video yang dikirim kepada kami itu nanti yang akan dinilai oleh juri secara virtual. Untuk materi lomba tidak seperti sebelumnya, dari lima kategori wajib itu kami modifikasi menyesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini," imbuhnya.


Sementara, Wakil Rektor III UVBN, Sodikin, mengatakan, kegiatan tahunan yang sudah berjalan hingga memasuki tahun ke 14 ini dapat menjadi bukti bahwa meski Covid-19 masih menjadi ancaman, namun semangat untuk terus berkreasi tidak akan pernah berhenti.


"Kita tidak tahu kapan pandemi ini kapan akan berakhir, tetapi kita tidak boleh hanya duduk diam tanpa melakukan aktivitas apapun. Kami mengapresiasi adik - adik Racana Ki dan Nyi Hajar Dewantara, penyelenggara dan peserta, meski dalam kondisi terbatas masih bisa melaksanakan kegiatan," ujarnya


Melalui kompetisi antar kelompok Pramuka secara virtual ini, Sodikin berharap menjadi tanda sebuah awal baru di era new normal. Sebuah era yang menuntut masyarakat menyesuaikan agar tetap bisa terus survive.


"Kita harus bertahan, berjuang untuk meraih tujuan. Tidak perlu berkeluh kesah karena Pramuka itu selalu riang gembira. Apapun yang terjadi tetap kita jalani. Oleh karenanya saya minta dalam lomba ini berjalan dengan fair, juri supaya bekerja secara obyektif," pungkasnya.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :