Rekomendasi

Pelihara Satwa Dilindungi Enam Orang Jadi Tersangka

Selasa, 16 Februari 2021 : 19.52
Published by Hariankota


BANTUL
- Ditpolair Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menangkap enam orang pelaku pemeliharaan dan perniagaan satwa dilindungi sepanjang awal 2021 ini.


Wakil Direktur Polair Polda DIY AKBP Azhari Juanda menyatakan, dua orang masih di bawah umur dan satu orang tengah sakit. Kasus ini terungkap melalui laporan dari masyarakat dan pelaksanaan patrol siber dilakukan.


“Kami meminta bantuan masyarakat dan media kalau ada info terkait perniagaan satwa yang dilindungi hubungi Polairud maupun BKSDA. Sehingga, saling memberi info karena satwa ini harus dilindungi, tidak boleh dipelihara secara pribadi dan dijual belikan,” kata Azhari di Polda DIY, Rabu (16/2/2021) dikutip dari RRI.co.id


Seorang tersangka berinisial RCH, warga Kasihan, Bantul, Yogyakarta mengaku baru dua pekan memelihara buaya muara.


Ia mengatakan, tergabung dalam sebuah grup di media sosial Facebook dan mengunggah informasi hewan peliharaannya itu, kemudian diciduk oleh aparat.


Tapi, hal serupa diungkapkan tersangka lainnya, RJS warga Mlati, Sleman. RJS menyebut baru tiga bulan memelihara buaya muara.


“Tukaran sama biawak, terus saya absen di grup Fb, karena di grup banyak dari luar daerah, ada grup Facebook-nya masuk ke sana. Pelihara tiga bulanan di rumah, ngga tahu awalnya kalau itu dilindungi, sudah terlanjur, ya mau digimanain, satu ekor,” kata Azhari.


Sementara itu barang bukti yang diamankan oleh Subdit Gakum Ditpolairud Polda DIY terdiri dari lima ekor buaya muara dan 14 ekor labi-labi moncong babi serta ada satu lagi buaya muara penyerahan dari masyarakat.


Seluruh barang bukti saat ini dititipkan dan dirawat di BKSDA dan dalam waktu dekat akan dikirim untuk rehabilitasi dan dilepasliarkan.


Seluruh tersangka melanggar Undang Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya, Pasal 40 Ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a.


Namun, satu tersangka dikenai diversi karena masih dibawah umur. Begitu juga satu tersangka lain juga sedang dalam proses diversi.



Jurnalis : Dan
Editor : Mahardika

Share this Article :