Rekomendasi

Selamatkan Koperasi Dari Gempuran Covid-19, Pemprov Jateng Gulirkan Program Subsidi Bunga

Rabu, 24 Februari 2021 : 18.23
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Dinas Koperasi (Diskop) UKM Pemprov Jateng bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Koperasi (Disdagkop) UKM Kabupaten Sukoharjo menggelar sosialisasi Program Pemberian Subsidi Bunga / Bagi Hasil dan Imbal Jasa Penjaminan bagi Koperasi, Rabu (24/2/2021).


Sosialisasi sebagai tindak lanjut Pergub Jateng No. 60 Tahun 2020 Tanggal 30 Desember 2020 tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Subsidi yang bersumber dari APBD Pemprov Jateng TA 2021 ini, diikuti puluhan perwakilan pengurus koperasi sehat dengan narasumber dari Diskop UKM Pemprov Jateng.


"Pesertanya adalah (perwakilan pengurus) koperasi yang menjadi binaan Disdagkop UKM Sukoharjo," terang Staf Bidang Kelembagaan Diskop UKM Pemprov Jateng, Andry Pratama Putra selaku narasumber sosialisasi kepada hariankota.com.


Menurutnya, pemberian subsidi bunga/bagi hasil dan jasa penjaminan bagi koperasi ini merupakan program yang digulirkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di tengah pandemi untuk seluruh koperasi sehat binaan masing - masing pemerintah kabupaten/kota yang ada di Jateng.


"Tujuan program ini untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha koperasi beserta anggotanya, terutama yang terdampak pandemi Covid-19. Kemudian juga meningkatkan fasilitas pembiayaan atau subsidi bunga untuk koperasi dengan bagi hasil dan imbal jasa penjaminan," ujarnya.


Seperti sektor usaha lainnya, diakui Andry dampak pandemi Covid-19 juga telah memukul operasional usaha koperasi sebagai lembaga jasa keuangan. Koperasi ikut terimbas lantaran rata - rata anggotanya adalah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).


"Tentu kalau UMKM sendiri omsetnya turun, tempat usahanya ditutup, pasti akan mempengaruhi pembiayaan atau kredit yang diberikan dari koperasi. Nah, kalau sudah begitu pendapatan koperasi sudah pasti juga ikut menyusut," paparnya.


Dengan digulirkannya program yang hanya berlaku selama 1 tahun ini, seluruh koperasi di Jateng diharapkan terdorong kembali bergairah sehingga pada akhirnya nanti dapat terlepas dari kondisi pandemi corona.


Menanggapi, Kepala Disdagkop UKM Sukoharjo Sutarmo menyampaikan apresiasinya, mengingat selama ini banyak bantuan subsidi pembiayaan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, diberikan langsung kepada pelaku UMKM anggota koperasi tanpa melibatkan koperasinya.


"Jadi ini merupakan terobosan luar biasa. Saya kira (program) ini baru satu-satunya di Jateng yang memberi perhatian kepada koperasi supaya bisa bangkit kembali dalam rangka pemulihan ekonomi secara nasional," sambungnya.


Nantinya dalam pelaksanaan program, koperasi calon penerima subsidi akan dilakukan seleksi ketat. Salah satu kriteria dan persyaratan untuk mendapat subsidi bunga diantaranya, koperasi primer atau sekunder tidak sedang mendapatkan fasilitas pembiayaan bersubsidi dari pemerintah daerah.


"Jadi koperasinya harus "bankable" (memenuhi syarat secara perbankan-Red). Subsidinya luar biasa, bunga pinjaman 10%  dari bank penyalur selaku agency yang ditunjuk pemerintah daerah, koperasi hanya dibebani 4%-nya, yang 6% ditanggung Pemprov Jateng," pungkasnya.




Jurnalis : Sapto 
Editor : Mahardika

Share this Article :