Rekomendasi

Sidang Virtual, Majelis Hakim Jatuhkan Vonis Terdakwa Pembunuh Satu Keluarga Hukuman Mati

Selasa, 16 Februari 2021 : 00.35
Published by Hariankota


SUKOHARJO
– Terdakwa pelaku pembunuhan satu keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Henry Taryatmo (41), akhirnya divonis hukuman mati dalam sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo, Senin (15/2/2021).


Sidang kasus pembunuhan yang sempat menggemparkan masyarakat ini, dipimpin Ketua Majelis Hakim Bukhori Tampubolon bersama dua anggota majelis hakim. Dalam pembacaan vonis, majelis hakim memutuskan tidak ada yang meringankan dari terdakwa.


Berdasarkan bukti dan fakta-fakta di persidangan, baik dari keterangan saksi, ahli, dan bukti yang ada, apa yang dilakukan terdakwa sudah bisa meyakinkan majelis untuk memvonis terdakwa hukuman mati.


Majelis hakim menyebut, sedikitnya ada enam saksi dan satu saksi ahli kimia, biologi forensik dari Polda Jateng yang dihadirkan dalam persidangan. Salah satu yang memberatkan adalah, terdakwa membunuh empat orang dan menjadikan korban garis keturunannya putus.


Untuk itulah memutuskan hukuman mati dijatuhkan sesuai dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan terencana.


Atas vonis tersebut, keluarga korban melalui kuasa hukum menyambut dan mengapresiasi putusan majelis hakim. Aditya, kuasa hukum keluarga korban menilai apa yang dilakukan terdakwa layak untuk dijatuhi hukuman mati karena memenuhi unsur pasal 340 KUHP.


"Keluarga korban lega dengan putusan majelis hakim, meski sudah kehilangan adik dan keponakannya. Putusan hukuman mati ini setidaknya bisa membuat keluarga korban sedikit tenang," ujarnya.


Seperti diberitakan hariankota.com, terdakwa Henry Taryatmo dengan sadis tega membunuh satu keluarga terdiri dari empat orang pada, Rabu (19/8/2020) silam. Korban adalah Suranto (42), istri Sri Handayani (36), dan dua anak masing-masing Rafael Refalino Ilham (9), dan Dinar Alvian Hafidz (7).




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :