Rekomendasi

Kasus Illegal Logging Hutan Lindung Batu Seribu, Polisi Turun Tangan Buru Pelaku

Jumat, 12 Maret 2021 : 16.36
Published by Hariankota

 


SUKOHARJO- Penebangan pohon secara liar terjadi di kawasan hutan lindung Batu Seribu, Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Resah akan aktivitas illegal logging tersebut, puluhan warga desa bermaksud menangkap para pelaku, namun upaya itu gagal membuahkan hasil.


Kepala Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonogiri Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Surakarta Taufik Nur Hidayat saat dikonfirmasi awak media menuturkan, sebelum warga desa bergerak untuk menangkap pelaku, pihaknya juga sudah beberapa hari melakukan pengintaian,


“Kami lakukan (pengintaian) dengan senyap. Meski begitu, kami mengapresiasi upaya warga,” jelasnya, Jum'at (12/3/2021).


Menurutnya, selain pengintaian, Perhutani juga melakukan penyelidikan dengan menggali informasi dari warga terkait aktivitas illegal logging yang sudah terjadi beberapa hari terakhir.


"Kami sekaligus mendata jumlah batang pohon yang telah ditebang. Hasil pendataan ada 20 batang jenis pohon sonokeling (yang sudah ditebang)," ungkapnya.


Mencegah kejadian lebih lanjut, temuan illegal logging disebutkan Taufik sudah dilaporkan ke Polres Sukoharjo. Selain itu, saat ini pihak Perhutani dibantu warga desa juga meningkatkan patroli.


Terpisah, Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Muhammad Alfan mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat dihubungi hariankota.com membenarkan telah mendapat laporan tentang dugaan illegal logging di kawasan hutan lindung Batu Seribu, Bulu.


"Sudah ada lima saksi yang kami minta keterangannya, baik dari pihak desa, warga dan pihak perhutani," terang Kasatreskrim melalui  pesan singkat WhatsApp


Hasil penyelidikan di lapangan, didapati ada beberapa batang kayu gelondongan hasil penebangan liar masih ada dilokasi. Diduga belum sempat diangkut para pelaku lantaran keburu ketahuan warga desa.


Diketahui kasus illegal logging ini telah mengusik warga desa sekitar hutan lindung hingga akhirnya bermaksud menangkap tangan para pelaku dengan mendatangi  lokasi pada Selasa (9/3/2021) lalu, dipimpin Kepala Desa Gentan, Kemis.


Hanya saja upaya penggerebekan itu tidak membuahkan hasil. Setibanya di lokasi, warga hanya menemukan beberapa batang kayu gelondongan yang sudah ditebang. Talud penahan tebing dalam kondisi rusak, diduga akibat tertimpa kayu gelondongan yang diseret dari atas perbukitan.




Jurnalis : Sapto 
Editor : Mahardika

Share this Article :