Rekomendasi

Menparekraf Tinjau Vaksinasi Pekerja

Selasa, 23 Maret 2021 : 00.25
Published by Hariankota


DENPASAR
- Kementerian Kesehatan akan mengirimkan sebanyak 300.000 dosis vaksin ke Bali pada akhir Maret 2021.


Langkah tersebut diyakininya dapat mengejar target vaksinasi Covid-19 di Bali, terlebih jumlah vaksinator kini telah bertambah lewat bantuan yang diberikan TNI-Polri serta fakultas kedokteran. 


"Tahap awal, distribusi vaksinasi Covid-19 akan difokuskan di tiga lokasi yang ditetapkan sebagai Zona Hijau," ungkap Menparekraf Sandiaga Uno, Senin (22/3). 


Tiga wilayah itu diantarnya 

Nusa Dua, Sanur dan Ubud. Selanjutnya, vaksinasi Covid-19 akan didistribusikan ke sejumlah kawasan wisata, termasuk desa wisata secara bertahap.

 

Dalam kesempatan tersebut menyinggung pembukaan gerbang internasional, Sandiaga menyebut hasil koordinasi dengan kementerian terkait sudah mencapai tahap finalisasi dan akan segera dilaporkan kepada Presiden dalam waktu dekat. 


“Negara-negara yang akan dibuka pintu penerbangannya, sesuai dengan kesiapan masing-masing dan jumlahnya bisa bertambah," imbuhnya. 


Seperti dari Eropa ada Belanda, dan dari Asia ada Singapura, Korea Selatan dan Tiongkok serta satu dari Timur Tengah yakni Uni Emirat Arab. 


“Namun satu yang harus digarisbawahi bahwa kita tidak bisa langsung membuka pada Juni-Juli, namun harus ada latihan, simulasi-simulasi dulu. Harus ada trial, project dna beberapa tahapan yang dilakukan,” ujarnya lagi. 

 

Gubernur Bali Wayan Koster juga menyempatkan diri menyapa para pekerja yang melaksanakan proses vaksinasi. Setelah peninjauan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gubernur beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke kawasan ITDC Nusa Dua, Badung


"Pelaksanaan vaksinasinya dipusatkan di areal Grand Hyatt. Dengan target 8.900 pekerja pariwisata mendapatkan vaksinasi selama 9 hari atau rata-rata 1000 orang per hari," pungkas Gubernur Bali.  




Jurnalis : Made 
Editor : Mahardika

Share this Article :