Rekomendasi

Mentan Dorong Penguatan Eksistensi Sektor Pertanian Dengan Padat Karya

Jumat, 05 Maret 2021 : 16.29
Published by Hariankota


KARANGANYAR-Sebuah terobosan penguatan eksistensi sektor pertanian di masa pandemi Covid-19 dilakukan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melalui gerakan padat karya di kawasan integrated farming berbasis korporasi, salah satunya di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.


"Gerakan padat karya ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di masa pandemi sehingga diharapkan dapat meringankan beban akibat terkena dampak ekonomi di masa pandemi ini," terang Mentan saat melakukan kunjungan kerja di Desa Kaling, Tasikmadu, Karanganyar, Jum'at (5/3/2021) .


Pantauan hariankota.com, gerakan padat karya disebutkan Mentan, meliputi pengendalian wereng batang coklat, pemeliharaan saluran air serta penanaman jeruk dan kelapa bersama kelompok tani. Tujuannya untuk pemulihan ekonomi nasional.


"Ini merupakan salah satu langkah nyata yang diimplementasikan Kementan melibatkan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan produksi atau menjamin ketersediaan kebutuhan pangan yang semakin meningkat," bebernya.


Saat seperti ini, kata Mentan, hanya sektor pertanian yang tumbuh terhadap perekonomian nasional. Untuk itu, ia berharap kedepan tidak hanya panen padi dan jagung saja tapi juga panen ternak, jeruk dan tanaman lainnya dalam satu kawasan.


"Pertanian Karanganyar sudah jalan, sekarang bagaimana ini nanti kita korporasikan dengan kuat artinya skala ekonomi per 1000 hektar. Disini ada 5.000 hektar hamparan yang betul-betul kita intensifkan, kita tata, baik bibit, pupuk yang berimbang dan obat-obatan yang tepat," imbuhnya.


Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan saat ini Karanganyar sudah mengekspor berbagai komoditi pertanian ke luar negeri seperti jahe yang sudah diolah menjadi permen yang diekspor ke Amerika.


"Kementerian Pertanian memberikan banyak bantuan baik itu jeruk, kelapa, itik yang nanti akan kami tanam di lahan lahan yang ada. Tentu akan kami kembangkan lagi, Karanganyar menjadi sentra kelapa dunia," tandasnya.




Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :