Rekomendasi

Migrasi TV Analog ke Digital, Kominfo : Masih Ada 22 Provinsi Belum Siap

Selasa, 30 Maret 2021 : 22.01
Published by Hariankota


SOLO
-  Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus berupaya melakukan migrasi televisi analog ke televisi digital atau Analog Switch Off (ASO) di seluruh provinsi di Indonesia


Hal tersebut disampaikan Direktur Penyiaran Kominfo, Geryantika Kurnia, saat menjadi pembicara webinar dalam rangkaian Peringatan Hari Penyiaran Nasional (HPN) ke 88 yang dipusatkan di Kota Solo dengan puncak acara pada 1 April besuk.


"Saat ini sudah disiapkan infrastruktur untuk persiapan menuju ASO nasional, dan sebagai bagian dari peta jalan untuk mencapai target ASO nasional pada 2022 nanti, Kominfo telah membuat gugus tugas migrasi TV analog ke digital," terangnya kepada hariankota.com usai webinar, Selasa (30/3/2021) sore.


Menurutnya, gugus tugas akan fokus memindahkan sebanyak 728 TV analog yang ada di Indonesia ke digital, baik secara simulcast ataupun digital. Jika dibandingkan negara lain, jumlah tv di Indonesia masih sangat jauh lebih banyak.


"Hal ini juga menjadi tantangan yang dihadapi oleh Indonesia untuk migrasi dari TV analog ke digital," sambungnya.


Dalam pelaksanaan ASO, Kominfo disebutkan juga akan melibatkan swasta, selain telah membangun jaringan mux TVRI di 34 propinsi. Namun begitu, mux TVRI tersebut tidak dapat menampung sebanyak 728 TV analog.


"Sebanyak 12 provinsi di Indonesia telah siap untuk migrasi analog ke digital. Jadi, TV analog yang ada di 12 provinsi itu bisa langsung simulcast atau pindah langsung ke digital," ujar Geryantika.


Sedangkan sisanya, masih ada 22 propinsi yang belum memiliki frekuensi mux yang diharapkan dapat didukung oleh swasta. Targetnya sekira bulan Juni atau Juli 2021 semua infrastruktur digital telah siap di 34 provinsi, sehingga target ASO nasional pada 2022 dapat terpenuhi.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :