Rekomendasi

Pemprov Bali Dukung Program Free Covid Corridor

Selasa, 02 Maret 2021 : 01.31
Published by Hariankota


DENPASAR
- Pemerintah propinsi Bali bersama dengan Kementrian Kesehatan dan Kementrian Pariwisata sudah memetakan kawasan-kawasan yang akan digunakan sebagai zona hijau untuk mendukung program Free Covid Corridor. 


"Ada dua kawasan yakni Nusa Dua dan Ubud dipandang sebagai kawasan yang paling siap untuk masa awal, " jelas Gubernur Bali Wayan Koster,  Senin (1/3) secara virtual.  


Koster menyebut juga sudah petaka untuk kebutuhan vaksin. Di Ubud perlu 100 ribu vaksin dan Nusa Dua perlu 10 ribu vaksin untuk masyarakat dan pekerja di sana.


"Kami siapkan SOP dengan ketat, dan jika sudah datang vaksinnya, Maret bisa tuntas dan sudah bisa di-treatment oleh Kementrian Pariwisata,” jelasnya. 


Ditambahkan Koster, seandainya program ini sudah berhasil, maka sudah bisa di-treatment untuk pembukaan wisatawan internasional dan jadi percontohan yang sangat baik. 


“Bali adalah destinasi wisata terbaik dunia menurut para pelaku perjalanan internasional," tandasnya.  


Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno  yang juga hadir secara daring sebagai narasumber menyebut lancarnya program vaksinasi di Bali akan jadi bola salju yang memicu berjalanya program serupa di daerah lain  yang juga menggantungkan diri dari sektor pariwisata seperti halnya Bali. 


“Prioritas kita untuk memulihkan sektor yang secara general menyerap lebih dari 34 juta tenaga kerja ini. Kita sedang melalui masa sulit di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dan bisa kita lihat di Bali saat ini,” katanya.


Kesuksesan program vaksinasi dan penurunan kasus, dibarengi dengan pembukaan pariwisata kembali diungkapkan Menparekraf akan sangat berpotensi menjadi rebound untuk sektor pariwisata Bali. 


"Kita optimis, namun kita harus gerak dan jangan menunggu. Disiplin tetap dilakukan dan mudah-mudahan bisa segera terwujud di tahun 2021 ini,” lanjutnya. 


Terkait program Free Covid Corridor, Sandiaga mengaku pihaknya bersama kementrian terkait sedang serius menggarap program yang merupakan usulan pemerintah dan masyarakat pariwisata Bali tersebut. 


“Hari-hari terakhir ini kita lihat tren (angka-angka Covid-19, red) semakin baik, namun tentu kita tetap perlu hati-hati dalam mempersiapkan zona hijau dengan melihat berbagai kemungkinan,” terangnya.


“Saya sedang kencang berbicara masalah Free Covid Corridor ini dengan duta-duta besar negara sahabat yang secara kondisi di negaranya sudah siap seperti Tiongkok, Singapura, dan lainya untuk kemungkinan pembukaan pintu pariwisata internasional. Yang jelas kita perlu banyak duduk bersama untuk menyiapkan hal ini,” pungkasnya. 



Jurnalis : Made
Editor :Mahardika

Share this Article :