Rekomendasi

Presiden Jokowi Meninjau Vaksinasi Massal di Puri Agung Ubud

Selasa, 16 Maret 2021 : 20.19
Published by Hariankota

Foto Istimewa 

GIANYAR
– Presiden RI, Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Puri Agung Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Anggara, Umanis, Wariga, Selasa (16/3).


Dalam kesempatan tersebut 

Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati terlihat turut mendampingi. Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Kapolda Bali, Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, dan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi secara langsung menyaksikan seorang Seniman Tari Hanoman asal Banjar Ubud, Anak Agung Anom Putra mendapatkan suntikan Vaksin Sinovac yang diberikan oleh dr. Henyda Irasanti dari Puskesmas Ubud 1. 


Usai mendapatkan vaksin, Anak Agung Anom Putra yang menggunakan pakaian Hanoman, langsung menyatakan sehat dihadapan Presiden Jokowi dan Gubernur Koster.


Orang nomor satu di Indonesia ini kemudian menyempatkan waktu menemui Tokoh Lintas Agama di Provinsi Bali yang sedang berada di Ruang Observasi, dan secara virtual menyambangi Bupati/Walikota Se-Bali yang sedang memantau jalannya vaksinasi massal di daerahnya masing-masing.


Ada 3 hal penting yang disampaikan Presiden Jokowi dihadapan Bupati/Walikota Se-Bali secara virtual yakni pertama, bersyukur bahwa proses vaksin sudah dimulai secara bersamaan di Provinsi Bali dan seluruh Kabupaten/Kota.


"Sehingga kita harapkan dengan semakin banyaknya masyarakat yang di vaksinisasi akan terjadi kekebalan komunal (herd immunity), kemudian laju penyebaran Covid bisa kita hambat dan bisa kita kurangi serta kita hilangkan," papar Jokowi.  


Presiden juga sampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada Gubernur Wagub, dan Bupati/Walikota yang tidak kenal lelah, selalu mengingatkan kepada masyarakat, agar selalu menjaga Protokol Kesehatan secara ketat.


"Sehingga laju penyebaran Covid bisa berkurang di Bali,” ujar Jokowi.  


Kedua, Presiden Jokowi menyatakan apabila penyebaran Covidnya sudah landai, menurun dan menghilang, maka nanti Provinsi, Kabupaten/Kota maupun nanti dari Pusat akan kita mulai satu persatu pembukaan ekonomi, khususnya di sektor pariwisata. 


Ketiga, sampai saat ini masih dibutuhkan sejumlah tahapan untuk mencapai situasi normal, sehingga kita harapkan semuanya tetap masih pada posisi waspada.


“Saya berharap dengan program vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang sudah berlangsung, maka situasi segera normal dan pariwisata di Bali kembali pulih,” tegasnya.



Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :