Rekomendasi

Reklame Bodong Marak, Satpol PP Sukoharjo Gencarkan Razia Penertiban

Sabtu, 13 Maret 2021 : 20.11
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Sejumlah reklame bodong tanpa izin ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukoharjo. Sarana promosi tanpa mengantongi surat izin tersebut diduga marak selama pandemi Covid-19.


Dari hasil penyisiran petugas, sejumlah reklame liar terlihat terpasang di sejumlah ruas jalan strategis di Kota Makmur. Sesuai Peraturan daerah (Perda), oleh petugas Satpol PP langsung dilakukan penertiban dengan cara melepas dan menurunkan dari tempatnya.


“Yang namanya liar, ya tidak berizin dan tidak membayar pajak. Makanya kami patroli dan mencopoti reklame liar tersebut,” kata Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo saat dikonfirmasi hariankota.com, Sabtu (13/3/2021).


Menurutnya, akhir-akhir ini reklame liar kembali marak di sejumlah jalan utama. Seperti Jalan Ahmad Yani Kartasura, Jalan Ir Soekarno Solo Baru Grogol, Jalan Jenderal Sudirman Sukoharjo Kota, Jalan Veteran Sukoharjo Kota, dan Jalan KH Samanhudi juga di Sukoharjo Kota.


Belum lagi di luar jalan - jalan utama tersebut, reklame liar dipastikan juga terpasang di sudut - sudut jalan strategis lainnya secara sembarangan. Untuk itu Heru menyatakan, akan terus melakukan penyisiran. Rata-rata reklame liar yang terpasang berupa banner, spanduk, dan juga rontek.


"Reklame liar ini jelas merugikan daerah, maka harus dicopot. Dikatakan reklame liar karena dipasang tanpa izin pemasangan dengan tanda stiker dari instansi terkait. Stiker merupakan tanda jika reklame tersebut berizin dan membayar pajak," terangnya.


Selain merugikan daerah, tempat pemasangan reklame liar juga melanggar sejumlah larangan lainnya, seperti dipaku di pohon, di taman umum, tiang listrik, dan titik lokasi lainnya.


“Sebelum penertiban kami sudah koordinasi dengan instansi terkait seperti BKD (Badan Keuangan Daerah) sehingga kami tahu mana saja reklame yang dipasang secara liar dan mana yang berizin,” pungkasnya.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :