Rekomendasi

UVBN Melepas Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Kembali Ke Daerah

Senin, 15 Maret 2021 : 19.11
Published by Hariankota


SOLO
- Sebanyak 470 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) dari empat kabupaten/kota dilepas kembali ke daerah masing - masing setelah dinyatakan lulus selama 1 semester (6 bulan) mengikuti  pendidikan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( FKIP) Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) Sukoharjo.


"Daljab 1,3, dan 4 itu dibiayai APBN, sedangkan untuk Daljab 2 biayanya APBD. Mereka ini berasal dari empat daerah, yakni dari Dinas Pendidikan Gunung Kidul, Kulon Progo dan Sleman DIY. Sedangkan sisanya dari Bandung Jabar," terang Koordinator PPG Univet Bantara, Farida Nugraheni disela acara yang berlangsung di salah satu hotel Kota Solo, Senin (15/3/2021) sore.


Rinciannya, 127 mahasiswa PPG Daljab 2 dibiayai APBD melalui Dinas Pendidikan Daerah, sisanya Daljab 1,3, dan 4 dari APBN yang juga dikirim oleh Dinas Pendidikan Daerah. Mereka belajar di Univet Bantara sesuai mandat dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud.


Sesuai tujuan, PPG Daljab merupakan sebuah upaya menjadikan para tenaga didik ini memesona, memiliki kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian dan professional serta mampu mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan dengan penguasaan teknologi IT di era abad 21.


"Kami sejak 2018 mendapat mandat dari Kemendikbud, telah rutin setiap tahun melepas guru yang selesai menjalani program PPG Daljab. Tahun ini meskipun dari total seluruh peserta program PPG Daljab belum 100% lulus. Tapi tingkat kelulusan ujian profesi dari 4 angkatan ini merupakan peringkat 1 nasional, terbanyak di Indonesia. Prosentasenya 85,29%," ungkapnya.


Atas prestasi tingkat kelulusan ujian profesi PPG Daljab menduduki peringkat 1 nasional, Dekan FKIP Univet Bantara, Toni Harsan mengaku bangga dan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh komponen civitas akademika kampus yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung.


"Prestasi kelulusan Daljab 1,2,3 dan 4 Univet Bantara angkatan tahun 2020 yang menduduki peringkat 1 nasional ini merupakan sebuah bukti hasil kerja keras para pengelola PPG, dosen, dan para guru pamong," paparnya kepada hariankota.com.


Ditambahkan Toni, capaian prestasi tersebut membuat Univet Bantara menggungguli 61 perguruan tinggi lainnya di Indonesia, yang sama - sama mendapat mandat dari Ditjen GTK Kemendikbud untuk melaksanakan program PPG Daljab.


Sementara, Kepala LPPKS Kemendibud dari 2017 sampai sekarang, Nunuk Suryani yang hadir menyampaikan, saat ini banyak tantangan yang dihadapi untuk menghasilkan siswa didik yang memiliki Sumber Daya Unggul (SDU).


"Tantangan itu, diantaranya teknologi dan kualitas SDM pendidikan. Untuk mewujudkan itu, Kemendikbud telah mengeluarkan kebijakan merdeka belajar," sebutnya.


Selain itu dibutuhkan SDM tenaga kependidikan yang handal dan profesional agar kualitas pendidikan yang diharapkan dapat terwujud.


"Kemendikbud telah mengeluarkan lima strategi holistik, dan Ditjen GTK melalui program prioritasnya mengeluarkan lima strategi tranformasi," pungkasnya.



Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :