Rekomendasi

5 Kapal dengan 400 Personel Dikerahkan Mencari KRI Nanggala-402

Kamis, 22 April 2021 : 22.57
Published by Hariankota


BADUNG- Pencarian Kapal Republik Indonesia (KRI) Nanggala 402 milik TNI Angkatan Laut dan membawa 53 orang kru, hilang kontak di utara perairan Bali, pada Rabu (21/4/2021) kemarin, TNI AL menerjunka 5 KRI dan satu helikopter dengan kekuatan 400 personel untuk melakukan pencaharian. 


Saat jumpa pers bersama awak media yang digelar di Baseops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kamis (22/4/2021) Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad mewakili Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerangkan KRI Nanggala 402 mengalami hilang kontak di posisi 60 mile di utara perairan Bali.


"Kapal tersebut saat itu sedang melaksanakan latihan penembakan torpedo," jelasnya.  


Selanjutnya kapal tersebut melakukan penyelaman sekira pukul 03.46 WITA. Selanjutnya sekira pukul 04.00 dilaksanakan penggenangan peluncur torpedo nomor 8.


Selang waktu sekitar 25 menit kemudian ketika komandan gugus tugas pelatihan akan memberikan otorisasi peluncuran torpedo, kapal Nanggala 402 mengalami hilang kontak. 


"Kami (TNI AL) terus melakukan pencarian KRI Nanggala 402 dengan melibatkan 5 KRI dan satu helikopter berikut kekuatan 400 orang," imbuhnya.  


Proses pencarian juga didukung oleh Sedangkan Kapal Hidro-Oceanografi TNI AL yakni KRI Rigel 933 yang sebelumnya digunakan untuk pencarian tenggelamnya pesawat Sriwijaya Air. 


Bahkan menurut Mayjend Achmad 

sudah banyak  negara sahabat yang juga menawarkan bantuan untuk proses pencarian. Seperti negara Singapura yang menawarkan kapal penyelamat kapal selam MV Swift Rescue dan akan tiba di lokasi 24 April. Kemudian juga Malaysia menawarkan kapal Rescue Megabakti yang akan tiba tanggal 26 April. 


"Selain Singapura dan Malaysia negara lain yang juga menawarkan bantuan diantaranya Amerika, Jerman, Perancis, Turki, India, Rusia dan Australia juga ikut," pungkasnya. 




Jurnalis : Wayan
Editor : Mahardika

Share this Article :