Rekomendasi

Mengaku Belajar Dari Youtube, Spesialis Pembobol Toko Modern Dibekuk Polisi

Kamis, 01 April 2021 : 19.09
Published by Hariankota


SUKOHARJO
- Unit Reskrim Polsek Mojolaban, Polres Sukoharjo mengamankan seorang pria berinisial SK (36), tersangka pelaku pembobol toko modern/ minimarket di Jl Solo-Tawangmangu, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Niatnya menguras isi toko gagal lantaran kepergok warga yang tengah melakukan ronda malam. Kini ia meringkuk di jeruji besi.


Tersangka pelaku asal Demak yang selama ini tinggal di Mudal, Boyolali tersebut, ditangkap warga saat tengah beraksi pada, Selasa (30/3/2021) dinihari kemarin sekira pukul 02.30 WIB. Oleh warga, tersangka diamankan dan dilaporkan ke Polsek Mojolaban, Polres Sukoharjo.


"Jadi benar, telah ada laporan dari masyarakat, bahwa telah terjadi tindak kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat) di salah satu minimarket Palur Wetan," terang Kapolsek Mojolaban, AKP Mulyanta mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat dikonfirmasi hariankota.com, Kamis (1/4/2021) sore.


Anggota piket Reskrim Polsek Mojolaban dan piket SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) langsung bergerak mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan laporan warga tersebut. Dan benar, rupanya tersangka pelaku yang beraksi seorang diri sudah diamankan.


"Dari penggeledahan terhadap tersangka dan pemeriksaan lokasi kejadian, kami mendapati barang bukti peralatan yang dipakai tersangka untuk merusak pintu minimarket dan beberapa barang bukti lainnya," terangnya.


Peralatan yang dibawa tersangka disebutkan, antara lain tabung elpiji 3 kilogram, tabung oksigen, selang gas, alat las, sarung tangan karet, tas ransel berisi tang, palu, betel besi atau pahat, serta kunci Inggris. Saat bersaksi, tersangka juga menggunakan sarana transportasi berupa satu unit mobil box.


"Dalam menjalankan aksinya, tersangka menggunakan satu unit mobil Daihatsu Grandmax box dengan branding sebuah perusahaan jamu. Nopolnya AD 1768 RI warna kuning, saat ini mobil juga sudah kami amankan," tegas Kapolsek.


Diketahui, tersangka merupakan spesialis pembobol minimarket, terutama yang didalamnya terdapat mesin ATM (Automatic Teller Machine ) bank.  Selain ingin menguras isi toko, alat las yang dibawa juga digunakan untuk membuka brankas mesin ATM.


"Namun dalam aksinya kali ini keburu ketahuan warga. Tersangka baru berhasil mengambil beberapa dagangan isi minimarket yaitu, pampers, tisu, dan barang pecah belah berupa sejumlah toples wadah makanan ringan," papar Kapolsek.


Disebutkan, sebelum tertangkap di Mojolaban, tersangka yang selalu beraksi waktu dinihari saat toko tutup ini rupanya juga pernah beraksi di sebuah minimarket wilayah Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, tepatnya di Jl Ahmad Yani pada, Sabtu (14/3/2021) lalu.


Hanya saja, saat itu belum sempat mengambil barang- barang isi minimarket, tersangka kabur meninggalkan seluruh peralatannya lantaran ketahuan petugas yang sedang melakukan patroli. Di Kartasura, tersangka bahkan sudah merusak mesin ATM.


"Dari hasil pemeriksaan mengembang, bahwa tersangka mengaku telah melakukan aksi di beberapa tempat. Yaitu selain di Mojolaban dan Kartasura, juga di wilayah hukum Polres Boyolali. Bahkan juga mengaku pernah beraksi di Salatiga," sambung Kapolsek.


Kepada petugas, tersangka mengaku mendapat inspirasi mencuri menggunakan peralatan las dengan bahan gas dan oksigen untuk melancarkan aksi, setelah berulang kali nonton sambil belajar tutorial di Youtube.


"Tersangka saat ini sudah kami amankan dengan sangkaan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 12 tahun penjara. Ini kasusnya masih terus kami dalami untuk mencari kemungkinan adanya tersangka lain," pungkas Kapolsek. 




Jurnalis : Sapto 
Editor : Mahardika

Share this Article :