Rekomendasi

Pantau Uji Coba PTM Hari Pertama, Bupati Sukoharjo : Situasinya Aman-Aman Saja

Senin, 05 April 2021 : 19.28
Published by Hariankota

SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Wakil Bupati Agus Santosa melakukan pemantauan langsung hari pertama pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah di SMP Negeri 1 Sukoharjo, Senin (5/4/2021) pagi.

Pantauan hariankota.com dilapangan, uji coba PTM dimulai pukul 07.30 WIB dengan tiap peretemuan ada dua mata pelajaran maksimal 3 jam tanpa istirahat.

“Kalau melihat situasinya aman-aman saja, siswa datang diantar orang tua dan tidak ada yang yang naik angkutan umum. Semoga berjalan lancar dan tidak ada klaster Covid-19 baru selama uji coba PTM ini,” kata Bupati.

Uji coba PTM dilakukan selama 11 hari mulai 5 April hingga 16 April. Setelah itu akan dilakukan evaluasi dan jika berjalan lancar akan disiapkan ujicoba di setiap kecamatan.

Saat ini uji coba PTM baru dilakukan di lima sekolah. Semua masuk wilayah Kecamatan Sukoharjo Kota, yakni SMPN 1 Sukoharjo, MTSN 2 Sukoharjo, SMAN 1 Sukoharjo, SMKN 1 Sukoharjo dan MAN 1 Sukoharjo.

"Dalam uji coba, setiap kelas masuknya bergiliran dimana tiap hari 16 siswa dengan kursi diatur agar ada jarak. Setiap hari hanya ada dua mata pelajaran dan tiap mata pelajaran waktunya 30 menit. Tidak ada istirahat dan tidak ada kantin," ujar Bupati.

Dengan pengaturan seperti itu, maka siswa begitu datang langsung masuk kelas mengikuti pelajaran, dan setelah selesai langsung diminta pulang. Selama dikawasan sekolah protokol kesehatan (prokes) diberlakukan ketat. Masuk sekolah pakai masker, ada pengecekan suhu, juga ada tempat cuci tangan.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Darno menambahkan, sebelum uji coba, semua guru sudah mendapatkan vaksinasi. Selain itu, pihaknya juga telah mengatur jarak meja belajar antar siswa 1,5 meter.

"Jadi, selama ujicoba ada pengawas siswa. Setiap siswa wajib diantar jemput oleh orang tuanya untuk memastikan setelah pulang sekolah tidak berhenti ditempat lain. Selain itu, sekolah juga mengaktifkan grup Whatsapp masing-masing kelas untuk mengecek apakah siswa sudah sampai dirumahnya," pungkas Darno.


Jurnalis : Sapto
Editor : Mahardika

Share this Article :